Suara.com - Sholat dhuha adalah sholat sunnah yang pengerjaanna berkaitan dengan batas waktu tertentu, sehingga tak bisa dilakukan sembarangan. Berikut ini batas waktu sholat dhuha.
Merangkum NU Online, diambil dari kitab Maraqil Falah, dhuha adalah nama waktu yang diawali dengan naiknya matahari hingga sebelum tergelincir.
Hal ini sejalan dengan pendapat Syekh Muhammad bin Abdullah Al-Kharasyi Al-Maliki yang berbunyi:
“Sungguh, waktu antara terbit matahari hingga tergelincir terbagi tiga. Pertama, waktu dhahwah, terjadi saat terbit. Kedua, waktu dhuha yang dibatasi dengan naiknya matahari. Ketiga, waktu dhaha yang dimulai dari habis waktu dhuha hingga tergelincir matahari."
"Dengan demikian, yang dimaksud waktu yang dinisbahkan pada sholat dhuha adalah waktu di mana naiknya matahari. Naiknya matahari itulah yang menjadi batasnya.”
Dari penjelasan di atas, diketahui bahwa waktu dhuha bukan waktu terbitnya matahari, tapi setelah melewati ketinggian satu tombak.
Sebab, waktu terbitnya matahari disebut dengan waktu dhahwah. Setelah matahari melewati ketinggian satu tombak, itu artinya sudah memasuki waktu sholat dhuha yang membentang hingga waktu istiwa.
Lalu dapat ditarik kesimpulan, waktu dhuha adalah waktu yang sudah keluar dari waktu diharamkan, yaitu waktu ketika matahari terbit hingga naik satu tombak sampai waktu haram berikutnya, yakni waktu matahari tepat di atas langit atau istiwa.
Lantas berapa ukuran satu tombak yang dimaksud? Para ulama sendiri belum satu pendapat terkait hal ini.
Baca Juga: Bacaan Sholat Lengkap dan Artinya, Mulai Subuh, Dzuhur hingga Isya
1. Menurut Syekh Abu Sulaiman dalam Ma‘alimus Sunan, satu tombak hanyalah menurut pandangan mata telanjang.
2. Dalam Hasyiyatul Bujairimi, Syekh Sulaiman bin Muhammad bin ‘Umar menyebut satu tombak sekira tujuh dzira (hasta) dalam pandangan mata telanjang.
3. Dalam Hasyiyatud Dasuqi ‘ala Syarhil Kabir, Syekh Muhammad bin Ahmad bin ‘Arafah Ad-Dasuqi menyebut satu tombak kira-kira 12 jengkal ukuran sedang.
4. Syekh Wahbah Az-Zuhaili dalam Al-Fiqhul Islami wa Adillatuhu, satu tombak sekitar 2,5 meter.
وطول الرمح:50،2م أو سبعة أذرع في رأي العين تقريباً، وقال المالكية: اثنا عشر شبراً
Artinya, “Satu tumbak itu sepanjang 2,5 meter, atau kira-kira tujuh hasta dalam penglihatan kasat mata. Sedangkan menurut para ulama Maliki, satu tumbak adalah 12 jengkal."
Berita Terkait
-
Bacaan Doa Sholat Istikharah untuk Menentukan Jodoh Terbaik
-
Bacaan Sholat 5 Waktu dari Niat sampai Salam
-
Ini Manfaat Sholat Dhuha 2 4 6 8 12 Rakaat: Pelancar Rezeki dan Penghapus Dosa
-
6 Waktu Sholat Istikharah Mohon Petunjuk Terbaik Sesuai Sunnah Nabi
-
Ini Kata UAS Soal Waktu Sholat Hajat dan Tahajud Terbaik, Catat Jamnya!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
Terkini
-
Bukan Cuma Bupati, KPK Tangkap 26 Orang Lainnya di OTT Cilacap
-
Perintah Prabowo ke Menteri Jelang Lebaran: Harga Stabil, BBM Aman dan Menpar Aktif Promosi Wisata
-
Jerit Tioman dan Kisah Rifya Melawan Tambang di Dairi hingga Halmahera
-
Novel Baswedan: Serangan Air Keras ke Aktivis KontraS Upaya Pembunuhan, Pelaku Terorganisir!
-
Krisis Landa Banyak Negara, Prabowo: Rakyat Harus Tenang, Kita Masih Punya Kekuatan dan Kemampuan
-
Viral! Alat Vital Dicincang Istri Gegara Selingkuh, Suami Ini Minta Hakim Ringankan Hukuman
-
Prabowo Minta Luhut sampai Purbaya Sampaikan Laporan Terbuka di Sidang Kabinet Paripurna
-
Jelang Putusan! Nasib Direktur PT WKM, Lee Kah Hin di Kasus Sumpah Palsu Ditentukan Pekan Depan
-
Akui Ijazah Jokowi Asli, Rismon Bakal Tulis Buku Antitesis dari "Jokowi's White Paper"
-
Truk Kontainer Anjlok di Cilincing, Operasional Transjakarta Koridor 10 Terhambat