Suara.com - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi dibuat prihatin dengan polemik penggusuran warga Pulau Rempang.
Rudi kini berinisiatif untuk pasang badan agar penduduk Rempang tak harus angkat kaki dari rumah tercinta mereka.
Rudi bahkan kini menginstruksikan kepada seluruh staf BP dan Pemerintah Kota Batam untuk tidak memaksa penduduk Pulau Rempang untuk pindah.
"Terlebih lagi memaksa, itu tidak diperbolehkan. Kami ingin melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat agar mereka memahami manfaat investasi ini bagi mereka di masa depan," bunyi instruksi Rudi, Minggu (24/9/2023).
Profil dan biodata Kepala BP Batam
Profil dan biodata Muhammad Rudi sontak dicari-cari publik usai dirinya berjanji melindungi hak hidup masyarakat Rempang.
Adapun dikutip dari situs resmi BP Batam, berikut biodata dan data diri Muhammad Rudi:
- Nama: Muhammad Rudi
- Tempat, tanggal lahir: Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Riau, 20 Oktober 1963
- Profesi: Politisi
- Istri: Marlin Agustina
- Almamater:
- SDN Latihan PGA Tanjungpinang (1971–1976)
- SMP Negeri IV Tanjungpinang (1976–1979)
- SMA Negeri 1 Tanjungpinang (1980–1983)
- S1 STIE Tribuana (2004–2005)
- S2 dari STIE Ganesha (2016–2019)
Pria kelahiran Riau ini sebelum menjabat sebagai Wali Kota Batam telah menjajal berbagai jabatan strategis di berbagai instansi.
Rudi dahulu sempat dipercayai untuk menjabat Kepala Samsat Kota Batam. Berkaca dari jabatan tersebut, Rudi sebelumnya berprofesi sebagai seorang anggota kepolisian namun akhirnya mengundurkan diri untuk berpolitik dan menjalankan usaha mandiri.
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Pulau Rempang yang Terancam Proyek Rempang Eco City
Rudi kemudian berkiprah di pemerintahan Kota Batam dan menjabat berbagai posisi strategis, salah satunya adalah Ketua Pembina PD PRIMA DMI Kota Batam 2019–2021.
Ia kemudian 'naik kelas' dan dipercayai untuk menjabat Ketua Umum PD DMI Kota Batam dan Ketua Pembina PW PRIMA DMI Kepri 2022–sekarang.
Tak cukup di organisasi, Rudi kemudian memberanikan diri untuk maju sebagai DPRD Kota Batam pada 2009.
Rudi juga sempat digandeng oleh Ahmad Dahlan yang maju menjadi Wali Kota Batam. Keduanya berhasil menggaet suara terbanyak dan dilantik sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Batam.
Rudi sontak menggantikan estafet kepemimpinan dari Ahmad Dahlan sebagai Wali Kota Batam untuk dua periode.
Selain di pemerintahan, Rudi juga aktif di partai. Ia sebelumnya merupakan kader Partai Kebangkitan Bangsa (2004–2011), Partai Demokrat (2011–2016), kemudian Partai NasDem (2016–sekarang).
Berita Terkait
-
7 Destinasi Wisata Pulau Rempang yang Terancam Proyek Rempang Eco City
-
Pesan Jokowi Soal Rempang ke Jajarannya: Kedepankan Kepentingan Masyarakat
-
Pemerintah Umbar Janji Lagi ke Warga Pulau Rempang, Apa Saja?
-
Kepala BP Batam Janji Tidak Paksa Warga Rempang untuk Pindah
-
Komnas HAM: Banyak Posko Aparat, Warga Rempang Tak Nyaman
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Dapat Restu Prabowo, Gedung Bekas Kedubes Inggris di Bundaran HI Disiapkan Jadi Pusat Lembaga Umat
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!