Suara.com - Mantan Direktur Utama PT Artha Mega Ekadhana (ARME), Ujeng Arsatoko menjadi saksi untuk terdakwa gratifikasi dan pencucian uang mantan pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (27/8/2023).
Dalam persidangan, Ujeng mengungkap, meski tidak dimiliki jabatan di perusahaan konsulan pajak itu, Rafael diperlakukan layaknya sebagai komisaris utama. Padahal diakuinya yang menjabat sebagai komisaris utama adalah Ernie Mieke Torondek, istri Rafael Alun.
"Secara tertulis Bu Ernie (komisaris utama) tapi secara aktif Pak Alun (Rafael). Yang turut aktif di perusahaan Pak Alun, Bu Ernie tidak pernah aktif," kata Ujeng.
Berperan sebagai komisaris utama, Rafael sering membawa klien untuk PT ARME. Sepengatuan Ujeng, jika Rafael mendapatkan klien sendiri, tanpa bantuan karyawan lain, biasanya mendapatkan fee 20 persen dari nilai kontrak.
"20 persen kalau dia sendiri. Kalau Pak Alun membawa klien sendiri, tanpa membawa rekan, dia dapat 20 persen," ungkap Ujeng.
Selain itu, Rafael juga mendapatkan dana operasional atau mereka sebut dengan istilah biaya taktis.
"Dana taktis itu sebenarnya dana operasional Pak Alun," katanya.
"Untuk apa?" tanya Jaksa.
"Saya enggak tahu. Biasanya minta dana operasional jadi kita sebut dana taktis," jelas Ujeng.
Untuk diketahui PT ARME didirikan sekitar tahun 2003. Perusahaan konsultan pajak itu berdiri saat Rafael Alun masih menjadi pegawai pajak di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Dalam dakwaan Jaksa, PT ARME satu dari sejumlah perusahaan milik Rafael Alun yang diduga dijadikan penampungan uang gratifikasi.
Beberapa perusahaan lainnya, PT Cubes Consulting, PT Cahaya Kalbar dan PT Krisna Bali International Cargo. Total perusahaan mereka menerima uang dari wajib pajak senilai Rp 27.805.869.634 atau Rp 27,8 miliar.
Namun seluruh uang itu tidak seluruhnya masuk ke kantong keduanya. Rafael dan istrinya disebut menerima Rp 16,6 miliar atau Rp16.644.806.137.
Berita Terkait
-
Jadi Saksi di Sidang, Pegawai KPK Ini Ternyata Pernah jadi Direktur Keuangan PT ARME Milik Rafael Alun
-
Sidang Rafael Alun Dilanjutkan dengan Pemeriksaan Saksi Pekan Depan
-
Tolak Eksepsi Rafael Alun, Hakim: Pemeriksaan Perkara Ini Tetap Dilanjutkan!
-
Jaksa Sudah Minta Hakim Tolak Eksepsi, Rafael Alun Jalani Sidang Pembacaan Putusan Sela Hari Ini
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba