Suara.com - Polda Kalimantan Timur (Kaltim) menelusuri video viral aksi perundungan atau bullying yang dilakukan sesama remaja dan diduga terjadi di Balikpapan, Kalimantan Timur pada Kamis 28 September 2023.
Kabid Humas Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, mereka belum menerima laporan atas kasus tersebut.
"Masih ditelusuri oleh anggota, karena sama sekali tidak dilaporkan. Nanti jika sudah ada informasi segera kami sampaikan," kata Yusuf saat dihubungi Suara.com, Minggu (1/10/2023).
Vidoe itu viral setelah diunggah akun Facebook 'Nomor Satu Kaltim' pada Sabtu 30 September 2023.
"Beredar di sosial media seorang anak laki-laki di-bully oleh teman-temannya, korban di-smackdown bak tayang di televisi, dipukul hingga diinjak pada bagian kepala," tulis akun tersebut.
Dalam video yang berdurasi 30 detik, terlihat korban yang mengenakan baju merah dipukul bahkan dibanting secara bergantian oleh sejumlah remaja yang mengenakan seragam pramuka. Korban terlihat tak berdaya dan hanya menangis.
Berita Terkait
-
Kasus Bullying Kembali Terjadi, Diduga Di Balikpapan: Sekelompok Remaja Banting-Injak Kepala Korban Di Masjid
-
Indonesia Darurat Bullying Anak, Puan Dorong Pemerintah Lakukan Penanganan Khusus
-
Ditusuk Teman Sendiri Pakai Pulpen, Siswa SMP Ini Dilarikan ke Rumah Sakit
-
Viral Pelaku Bully Murid SMP di Cilacap Minta Maaf, Warganet Nggak Sudi dan Tantang Duel
-
Kanwil V KPPU Balikpapan Soroti Kenaikan Harga Beras
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana