Suara.com - Israel terus menyerang Gaza hingga detik ini. Serangan tersebut diklaim sebagai bentuk balasan terhadap penyerangan Hamas sebelumnya.
Informasi terkini hingga Rabu (18/10/2023), korban tewas akibat konflik ini mencapai 4.265 orang. Di Gaza, terdapat 2.808 warga tewas dan 10.859 luka. Di Tepi Barat, ada 57 tewas dan 1.200 terluka. Sementara di Israel, dilaporkan ada 1.400 tewas dengan 3.500 terluka.
Perang yang menyengsarakan ribuan warga sipil itu kini tidak hanya meneror warga Palestina saja. Namun merembet ke negara tetangga yakni Lebanon.
Joe Biden Tegaskan Dukungan AS ke Israel
Presiden AS, Joe Biden, menegaskan dukungan AS pada israel. Bahkkan, akan melakukan kunjungan ke Israel dengan tujuan untuk menegaskan solidaritas AS dengan Israel dan komitmen terhadap keamanannya.
Sekitar 2.000 tentara AS telah diperintahkan untuk bersiap memberikan dukungan kepada Israel. Mereka akan siap ditempatkan di Timur Tengah untuk mendukung Israel dalam konflik melawan Hamas.
Kecaman dari Perbatasan
Iran memperingatkan kemungkinan adanya "tindakan pencegahan" terhadap Israel dalam beberapa jam mendatang, terkait rencana serangan darat Israel di Jalur Gaza.
Raja Abdullah II dari Yordania memperingatkan bahwa perpindahan warga Palestina ke Yordania dan Mesir adalah sebuah "garis merah".
Baca Juga: Makna Warna Bendera Palestina dan Sejarahnya Sejak Masa Kebangkitan Islam
Respon PBB
Badan bantuan PBB di Gaza, UNRWA, melaporkan bahwa setidaknya 17 anggota staf mereka tewas dalam serangan udara Israel sejak 7 Oktober.
Namun demikian Dewan Keamanan PBB justru menolak resolusi Rusia yang menyerukan gencatan senjata kemanusiaan dalam konflik antara Israel dan Hamas.
Berita Terkait
-
Dukung Palestina, Gigi Hadid Dapat Kecaman dari Israel
-
Israel Bombardir RS Di Gaza Tewaskan 500 Orang Lebih, Sekjen PBB Cuma Bisa Mengutuk
-
Kejam! Israel Serang Rumah Sakit Baptis Di Gaza, 500 Orang Tewas, Mayat Berserakan
-
Boikot Produk-produk Israel Demi Bela Kemerdekaan Palestina, Bisakah Bikin Israel Bangkrut?
-
Gigi Hadid Gigih Bela Palestina, Pemerintah Israel Protes
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Istri Nadiem Makarim Buka Suara Usai Laporkan 4 Hakim ke Komisi Yudisial
-
Tak Ada Cara Lain! Begini Prosedur Hukum Jika Perwira TNI Aktif Terjerat Kasus Korupsi MBG
-
DPR Segera Temui Partai Non-Parlemen, Serap Masukan untuk Revisi UU Pemilu
-
Tarif Transjabodetabek Rp10 Ribu Jadi Bumerang! Warga Bakal Balik Pakai Kendaraan Pribadi
-
Jangan Cuma Pelaku Lapangan! Mabes Polri Harus Bongkar Otak Sindikat Narkoba di Katingan
-
Detik-detik Kecelakaan Maut Dekat Patung Kuda, Pengendara Aerox Tiba-tiba Oleng hingga Tak Tertolong
-
Diprotes Netizen, Dasco Sebut Ucapan Ultah untuk Nadiem Makarim Cuma Ulah Admin Baru
-
Diwarnai Dugaan Teror, Sengketa Lahan Club de Arjuna Diminta Diselesaikan di Pengadilan
-
Catatan Merah Komnas HAM, Demo Agustus-September 2025 Jadi Momentum Evaluasi
-
Hafid Abbas Curiga Dana Bansos Tak Dipakai buat MBG demi 'Bagi-bagi Amplop' di Pemilu