Suara.com - Pakaian merupakan salah satu kebutuhan primer manusia yang harus dipenuhi. Selain melindungi tubuh dari cuaca dan gangguan, pakaian juga dapat mencerminkan identitas dan gaya seseorang. Meski demikian, sekarang ini model rancangan sebuah fashion menjadi lebih utama dibandingkan fungsinya.
Sehingga tak heran, saat ini, ada banyak brand clothing populer di Indonesia yang menawarkan kualitas terbaik dengan desain yang beragam. Salah satu brand raksasa asal Swedia, H&M pun menjadi fashion yang banyak digemari oleh masyarakat dunia dan Indonesia.
Berbicara tentang dunia fashion tentu juga berbicara secara keseluruhan, begitu juga dengan urusan alas kaki, Adidas juga menjadi salah satu brand paling popular di dunia dan Indonesia sehingga tak heran jika kamu memandu padankannya, maka penampilan kamu semakin keren.
10 Rekomendasi Brand Fashion Terbaik
Saat ini, ada banyak brand fashion lokal yang menawarkan produk berkualitas dengan desain yang menarik. Berikut ini adalah 10 rekomendasi brand fashion paling popular di Indonesia, diantaranya adalah:
1. Original Quzzy
Salah satu rekomendasi brand fashion yang populer adalah Original Quzzy. Quzzy yang juga memiliki siluet streetwear siap memenuhi kebutuhan street style kamu. Menawarkan berbagai gaya seperti sweatshirt, kaos oblong, kemeja dan aksesoris. Apakah gaya pakaian ini favorit kamu?
2. Thanksinsomnia
Thanksinsomnia merupakan brand fashion Indonesia yang mengambil inspirasi dari berbagai genre mulai dari anime, budaya pop, hingga grunge tahun 90an. Ini adalah merek fashion streetwear yang didirikan pada tahun 2011 dan didirikan oleh Mohan Hazian. Awalnya Mohan mengerjakan konveksi milik orang lain dan kemudian memutuskan untuk membuat Thanksinsomnia di kamarnya.
Baca Juga: 3 Fashion Item Lee Yu Bi di Drama The Escape of the Seven yang Modis Abis!
Mohan Hazian, pria kelahiran Lampung 1990 ini kerap menjadi perbincangan masyarakat sejak namanya mulai melambung dan menjadi pendiri Thanksinsomnia. Ia juga seorang penulis yang terkenal dengan tulisan-tulisannya yang berkaitan dengan dunia bisnis.
Brand tersebut juga membuat pengumuman mengejutkan berkat kemitraannya dengan vtuber terbaik Jepang, Kizuna AI.
3. The Executive
The Executive dikembangkan oleh PT Delami Garment Industries atau merek Delami dan telah diproduksi sejak tahun 2000. Pendiri merek pakaian daerah ini adalah Johanes Farial yang pertama kali membuat celana panjang untuk pakaian pria dengan merek Wood dan John Far, kemudian berganti nama menjadi Executive 99 pada tahun 1984, dan kembali menjadi The Executive pada tahun 2000 sebagai pemilik perusahaan.
Merek Delami juga memiliki merek pakaian lain di kawasan ini, seperti jeans Wrangler, Colorbox, Et Cetera dan Tira. Menurut survei yang dilakukan Indonesia Original Brand (IOB) pada tahun 2014, merek pakaian ini menjadi favorit banyak eksekutif puncak di Indonesia.
The Executive kini memiliki lebih dari 60 toko yang tersebar di berbagai kota, termasuk kota di luar Pulau Jawa seperti Ambon, Bali, Banjarmasin, Batam, Makassar, Manado, Palembang, Jambi dan Samarinda. Selain pakaian pria, merek ini juga memproduksi pakaian wanita antara lain kemeja, rok, blazer, dan gaun.
Berita Terkait
-
3 Ide OOTD dari Cha Eunwoo di Drama 'A Good Day To Be A Dog' yang Kekinian
-
Merek Private Label Ini Tawarkan Model Fashion yang Simpel Minimalis dan Nyaman, Mau Coba?
-
Nagita Slavina Pakai Sandal Saat Hadiri Fashion Show, Ternyata Harganya Setara Motor Beat Baru!
-
Tips Fashion untuk Wanita Bertubuh Mungil
-
Kolaborasi Brand Modest Fashion Tampilkan Desain Busana Muslim yang Beragam di JMFW 2024
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam