Suara.com - Sebanyak empat unit motor, milik warga Kembangan dibakar oleh orang tidak dikenal (OTK) saat parkir di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak atau RPTRA Kampung Baru, Kembangan, Jakarta Barat, Senin subuh.
Salah seorang saksi yang juga menjadi korban motornya dibakar, Atun (52) mengatakan peristiwa pembakaran tersebut terjadi sekira pukul 04.00 WIB.
"Kedengaran pretek-pretek apaan tuh ya, pas saya liat kok merah banget. Saya bangunin suami saya. Bangun, bangun, bangun kebakaran-kebakaran," kata Atun kepada wartawan di lokasi, Senin (6/11/2023).
Saat mendekati sumber api, ia melihat motor warga terbakar. Tak hanya itu, motor suami dan anaknya pun tak luput dari lumatan api.
Total ada empat motor yang terbakar. Dua diantaranya ludes terbakar hingga hanya menyisakan kerangka.
"Motor suami sama anak saya kena, yang dua motor lagi cuma kena hawa panas aja," ujarnya.
Atun menduga, motor tersebut sengaja dibakar lantaran di motor tersebut terdapat tumpukan sampah.
"Ini (motor) kayak ditaroin sampah. Jadi sampah plastik ditaro di motor terus dibakar," ucapnya.
Sampai saat ini belum diketahui pelaku yang membakar motor tersebut.
Baca Juga: Antisipasi Banjir Memasuki Musim Hujan, Pemkot Jakbar Lakukan Normalisasi Kali dan Cek Pompa Air
“Pas saya ke sini gak ada siapa-siapa,” katanya.
Sementara itu, anak Atun, Eky (32) mengaku kaget lantaran dua unit motor miliknya ludes terbakar. Dia mengaku tak pernah punya musuh atau bertikai dengan siapapun.
“Gak pernah berantem-berantem,” ujar Eky.
Namun, Eky mengatakan jika di lingkungan rumahnya banyak pemuda yang sering nongkrong hingga larut malam.
"Kadang kalau kita tegur juga galakkan mereka," katanya.
Menurut dia, setiap pemuda yang nongkrong di sana, kerap ditemukan plastik klip yang diduga berisi narkoba. Tak hanya itu, Eky juga mengaku kerap menemukan alat kontrasepsi berupa kondom di RPTRA.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua