Suara.com - Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid memastikan persyaratan administrasi Jenderal Agus Subiyanto sebagai calon Panglima TNI sudah lengkap. Kekinian, verifikasi fisik berkas administrasi Agus sedang diperiksa oleh pimpinan Komisi I DPR.
"Saya menyampaikan bahwa syarat administrasi calon panglima TNI sudah lengkap," kata Meutya Melalui keterangannya, Jumat (10/11/2023)
Meutya mengatakan tahap verifikasi administrasi berkas secara fisik dilakukan pada Senin (13/11).
"Kita akan periksa berkas fisik administrasi sebelum memulai fit and proper test," ujar Meutya.
Fit and Proper Test
Komisi I DPR sudah menjadwalkan pelaksanaan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto pada Senin pekan depan.
Sementara untuk rangakaian prosesnya sudah dimulai sejak Jumat (10/11), yakni verifikasi administrasi.
"Kemudian RDPU atau penyampaian visi misi yang biasa disebut fit and proper test itu akan dilakukan haru Senin tanggal 13 November pagi. Jadi akan dimulai pagi dengan penyampaian visi misi kurang lebih 30 menit dilakukan secara terbuka," kata Meutya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (9/11).
Meutya bicara mengenai kemungkinan proses rapat dengar pendapat umum itu dilakukan secara tertutup.
Baca Juga: Bocoran Isi Fit and Proper Test Calon Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto
"Nanti jikalau ada pendalaman yang mungkin menemukan kerahasiaan maka rapat akan ditutup, tapi dibuka dulu di awal untuk bisa diketahui publik semua apa visi misi dari calon panglima," kata Meutya.
Meutya berharap keputusan dari Komisi I dapat dilakukn pada harinyang sama dengan pelaksanaan RDPR. Adapun keputusannya akan diambil melalui rapat internal setelah fit and proper test.
"Kemudian di hari itu juga kita akan juga lakukan verifikasi faktual datang ke kediaman pribadi beliau, tempatnya kita masih belum tahu tapi itu juga direncanakan selesai seluruhnya di tanggal 13 November, nanti dari situ Komisi I akan bersurat kepada pimpinan DPR tanggal 13 November," tutur Meutya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok
-
Dokumen Pentagon Bocor Ungkap Rencana AS Hukum Spanyol dan Inggris Terkait Perang di Iran