Suara.com - Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina turut menjadi target serangan bom dan rudal Israel di tengah eskalasi konflik yang terjadi. Situasi ini memperburuk operasional RS Indonesia yang sudah semakin lumpuh karena berbagai faktor, salah satunya karena kekurangan bahan bakar minyak.
Bahkan belum lama ini Direktur RS Indonesia di Gaza, Atef Al Kahlout, sempat menyebut rumah sakit pimpinannya bisa berhenti beroperasi secara total karena cadangan solar yang menipis. Namun tampaknya rumah sakit di bagian utara Jalur Gaza tersebut masih berusaha untuk “memperpanjang umur” dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada.
Termasuk di antaranya memakai minyak goreng. Hal ini seperti disampaikan oleh relawan yang masih bertahan di Gaza, Fikri Rofiul Haq, dalam keterangan tertulisnya di akun Twitter resmi MER-C Indonesia.
“Hari ini kami membeli minyak goreng untuk mencoba menyalakan aliran listrik. Saat ini pihak Rumah Sakit Indonesia sedang mencoba mengganti bahan bakar bbm dengan minyak goreng,” ujar Fikri, dikutip pada Sabtu (11/11/2023).
“Namun percobaan dini tidak untuk 2 generator besar yang dimiliki RS Indonesia, tapi pada generator kecil yang beberapa waktu lalu di beli/bawa ke rumah sakit Indonesia,” sambungnya.
Tentu bukan tanpa alasan langkah ini ditempuh, sebab RS Indonesia masih berjuang untuk merawat lebih banyak korban agresi militer Israel. Karena itu pula, RS Indonesia juga memutuskan untuk menghemat bahan bakar dengan cara yang lain.
“Kamis malam itu kami mendengar dari ketua servis Rumah Sakit Indonesia bahwa Jumat mereka akan mengatur aliran listrik di RS Indonesia, hanya beberapa saja ruangan akan dinyalakan selebihnya akan padam karena untuk menghemat bahan bakar,” terang Fikri.
“Di antaranya: 1. Ruang Operasi. 2. Perawatan Intensif. 3. IGD. 4. Pompa air,” lanjutnya.
Di beberapa video yang beredar juga terlihat RS Indonesia yang mulai tampak gelap gulita karena pemutusan aliran listrik di beberapa area. Disebutkan Fikri, pemutusan aliran listrik ini memang dimulai sejak Jumat (10/11/2023) pukul 10 pagi waktu setempat.
Baca Juga: Begini Kondisi RS Indonesia di Palestina Saat Ini: Banyak Pasien Infeksi, Luka Penuh Belatung
“Namun benar-benar terasa mati lampunya dari sejak sore hari sampai malam, dan alhamdulillah malam ini hanya ruangan-ruangan tertentu saja yang diusahakan tetap menyala,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Bawa Siswi Papua ke Sidang Tahunan MPR, Prabowo Buktikan Manfaat MBG
-
Daftar Lima Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia
-
Danamon Rayakan Semarak HUT ke-81 RI dengan Beragam Promo dari Merchant Favorit
-
Dua Alumni MasterChef Indonesia Menyusuri Cerita di Balik Kuliner Daerah
-
Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor
-
Apakah Parfum Wardah Tahan Lama? Ini 3 Varian dengan Aroma Paling Awet
-
Upacara di Istana Negara Pakai Baju Apa? Ini Ketentuan Pakaian HUT RI ke-81 2026
-
Prabowo Larang Siswa SD Pacaran, Syarat 'Sabuk Hitam' Bikin Sidang DPR Pecah Tawa
-
Prabowo Akui Birokrasi Berbelit dan Oknum Pejabat Korup Masih Jadi Masalah Utama Bangsa
-
Menjaga Laut, Garam, dan Tradisi Desa Les di Tengah Modernitas