Suara.com - Belum lama ini media sosial resmi Israel menyebarkan sebuah video yang diklaim sebagai bukti keberadaan Hamas di Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza, Palestina. Hal ini seolah untuk membenarkan langkah militer Israel membombardir kawasan sekitar RS Indonesia di Gaza karena diduga membantu menyembunyikan Hamas.
Dilihat di akun Twitter resminya, Israel menunjukkan video dengan narasi Hamas lah yang telah membahayakan masyarakat sipil Palestina karena bersembunyi di area rumah sakit.
“Rekaman teroris Hamas di dalam Rumah Sakit Indonesia di Gaza,” begitulah keterangan yang ditulis di kolom caption, dikutip pada Sabtu (11/11/2023).
“Hamas membahayakan mereka yang sakit. Hamas membahayakan lansia. Hamas membahayakan anak-anak. Hamas membahayakan masyarakat sipil yang tidak bersalah. Ingat itu,” sambungnya.
Namun belakangan video ini dibantah oleh banyak warganet, seperti dilihat di kolom komentar akun Twitter Israel maupun @cogatonline yang pertama kali menyebarkan video tersebut.
Pasalnya setelah diverifikasi lebih jauh, video tersebut ternyata memperlihatkan seseorang yang diduga sedang mengangkat tongkat atau baton milik petugas keamanan. Bahkan sejumlah warganet kemudian membandingkan ukuran tongkat tersebut dengan senjata api.
“Video ini jelas-jelas memperlihatkan baton petugas keamanan, sebagaimana dibuktikan dari perbandingan ukuran dengan tangan yang memegangnya. Coba lihat foto seseorang memegang senjata api (senjata laras panjang) di akhir video yang ukurannya jauh lebih besar. Sudah cukup berbohongnya!” cuit akun Twitter @Eyaaaad.
“Satu lagi cuitan menyesatkan untuk menjustifikasi pengeboman rumah sakit di Gaza,” kritik warganet.
“Propaganda exposed,” kecam warganet lain.
Baca Juga: Sniper Israel Bergentayangan Bidik Rumah Sakit di Gaza; Satu Anak Tewas, Dua Korban Lainnya Kritis
“Ternyata setelah di-screenshot dan dilihat frame by frame, itu bahkan bukan senjata api, itu cuma tongkat. Mau berapa orang lagi yang dibunuh hanya karena seseorang memegang tongkat?” timpal yang lainnya.
Di sisi lain, pihak RS Indonesia juga sudah mengklarifikasi isu keberadaan terowongan persembunyian Hamas yang dituduhkan Israel. Usut punya usut terowongan yang dimaksud ternyata untuk menyimpan air kebutuhan rumah sakit alih-alih menyembunyikan Hamas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara