Suara.com - Israel kerap menuding salah satu faksi politik Palestina, Hamas, menggunakan human shield alias perisai manusia.
Maksudnya adalah pasukan Hamas menggunakan warga sipil untuk dijadikan tameng dan karena itulah Israel membombardir tempat-tempat warga sipil tanpa pandang bulu. Bahkan diketahui Israel tega menjatuhkan belasan rudal ke rumah sakit yang dijadikan tempat berlindung para warga.
Namun tampaknya tudingan ini tidak terlalu selaras dengan kenyataan di lapangan. Pasalnya dikutip dari video viral unggahan akun Twitter @QudsNen, pasukan darat Israel malah menggunakan tawanan Palestina untuk dijadikan perisai manusia di kawasan Tepi Barat.
“Pasukan pendudukan Israel menggunakan tawanan Palestina sebagai perisai manusia dalam konfrontasi di kamp pengungsi Al-Arroub, di Tepi Barat yang diduduki,” begitulah caption dari videonya, dikutip pada Jumat (10/11/2023).
Dalam video berdurasi 18 detik itu terlihat sejumlah kendaraan militer yang diduga dimiliki pasukan Israel. Tampak pula sekelompok tentara yang memegang senjata api dalam posisi siaga.
Sekilas terdengar teriakan kencang dari sisi perekam video, diduga adalah para warga Palestina yang berada di kamp pengungsi Al Arroub dan berusaha menghalau pasukan Israel yang tega menggunakan seorang warga sipil sebagai perisai.
Warga sipil yang dimaksud adalah seorang pria berpakaian hitam yang terlihat duduk bersimpuh dalam keadaan ditutup matanya di dekat kendaraan militer Israel. Dilihat dari minimnya gerakan, tampaknya warga sipil yang dijadikan perisai manusia itu dalam keadaan diikat.
Tentu saja video ini semakin membuat banyak warganet mendidih, apalagi karena agresi militer Israel sejak tanggal 7 Oktober 2023 telah mengakibatkan 10 ribu lebih warga Palestina meninggal dunia.
“Siapa coba yang sekarang pakai perisai manusia…” komentar warganet.
Baca Juga: Sejarah RS Indonesia di Gaza, Kini Ikut Jadi Sasaran Gempuran Rudal Israel
“Gitu mereka bilang Palestina pakai anak-anak sebagai perisai,” cemooh yang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China