Karena sifat jujur dan amanah inilah yang membuat jubir Brigade Al-Qassam memilih Abu Ubaidah sebagai nama samarannya.
Abu Ubaidah Jubir Al-Qassam Hamas
Sementara itu, Abu Ubaidah jubir Al-Qassam sendiri memiliki latar belakang yang cukup menarik. Ia pertama kali muncul ke hadapan publik pada tahun 2002.
Dikutip dari aawsat.com, saat itu, Abu Ubaidah menjadi salah satu petugas lapangan Al-Qassam. Ia selalu muncul dalam konferensi pers dan berbicara pada banyak media, tapi tidak pernah menampakkan wajahnya.
Ia menutupi wajahnya dengan kain keffiyeh mengikuti contoh mantan pemimpin Al-Qassam, Imad Aqel, yang dibunuh oleh Israel pada tahun 1993.
Lalu pada 2005, Abu Ubaidah secara resmi ditunjuk sebagai jubir Al-Qassam setelah penarikan Israel dari Gaza. Hanya sedikit informasi yang dapat diketahui tentang siapa Abu Ubaidah jubir Al-Qassam sebenarnya.
Ia dilaporkan berasal dari kota Naalia di Gaza, yang diduduki Israel pada tahun 1948, dan sekarang tinggal di Jabalia, timur laut Gaza. Menurut laporan Israel, rumah jubir Al-Qassam telah dibom beberapa kali, pada tahun 2008, 2012, 2014 hingga sekarang.
Sebenarnya, Abu Ubaidah memiliki akun media sosial di Twitter (kini X) dan Facebook. Tapi dua akun medsos ini telah ditutup, Ia membagikan informasi seputar perlawan Hamas melalui situs resmi Al-Qassam dan aplikasi Telegram.
Sebelum perang tumpah pada tahun 2014, Abu Ubaidah pernah mempresentasikan tesis master berjudul, "Tanah Suci antara Yudaisme, Kristen, dan Islam" di Universitas Islam dari Fakultas Dasar-dasar Agama.
Israel pernah mengklaim bahwa identitas asli Abu Ubaidah jubir Al-Qassam Hamas adalah pria bernama Hudhayfah Kahlout. Jubir militer Israel Avichay Adraee menyebutnya sebagai sosok "pembohong dan pengecut".
Akan tetapi Hamas dan Al-Qassam tidak pernah menanggapi klaim Israel ini. Hingga sekarang pun klaim tersebut tidak pernah terbukti kebenarannya.
Demikian makna nama Abu Ubaidah yang dipilih oleh jubir Al-Qassam Hamas sebagai samaran.
Berita Terkait
-
Siapa Abu Ubaidah? Ini Pengaruh Pentingnya Bagi Hamas
-
Silsilah Buya Arrazy Hasyim, Ulama Kontroversial yang Bahas Hamas
-
Ganasnya Lidah Abu Ubaidah Jubir Brigade Al-Qassam Hamas, Kerap Bikin Israel Panas Kuping
-
Profil Abu Ubaidah Hamas, Israel Tak Pernah Bisa Bongkar Identitas Jubir Brigade Izz ad-Din al-Qassam
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo
-
Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus
-
4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia
-
Tolak Damai! Tersangka Roy Suryo Cs Pilih Bertarung di Pengadilan Kasus Ijazah Jokowi
-
Meski SP3 Rismon Terbit, Polda Metro Jaya Tegaskan Kasus Ijazah Jokowi Belum Selesai
-
Menhut Ungkap Strategi Baru Penguatan Pasar Karbon Nasional,
-
Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?
-
Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye
-
103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya
-
Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup