“Program Ekspor Shopee bukan hanya pintu gerbang untuk membuka kesempatan baru, namun juga alat untuk memperkuat strategi bisnis. Tentunya para brand lokal dan UMKM akan kami bimbing melalui Kampus UMKM Shopee dan Kampus UMKM Shopee Ekspor mengenai bagaimana memahami tren pasar internasional, menyesuaikan produk dengan preferensi global, sambil mengoptimalkan platform e-commerce Shopee sebagai strategi kedepannya. Kami harap melalui program inovatif yang Shopee hadirkan dapat dengan senantiasa membantu para brand lokal dan UMKM semakin maju,” lanjut Monica.
Berkomitmen untuk menghubungkan pembeli dan penjual lebih dekat, ragam fitur seperti Shopee Live menawarkan solusi melalui interaksi dan komunikasi langsung secara real-time. Memungkinkan pembeli untuk bertanya tentang produk, dan bahkan melihat demonstrasi produk secara lebih jelas demi meningkatkan kepercayaan menjadi daya tarik tersendiri. Antusiasme ini terlihat dari peningkatan jumlah sesi Shopee Live yang dihadirkan oleh brand lokal dan UMKM pada puncak kampanye hingga 6 kali lipat. Aspek ini semakin menunjukan lewat live streaming kini telah menjadi wadah untuk penjual dalam membangun komunitas dengan para pelanggan.
Lebih dari itu, program lain yang semakin digemari oleh masyarakat yaitu Shopee Affiliate Program yang kini turut membantu penjual lebih efektif dalam memperluas jangkauan melalui kolaborasi bersama para kreator. Mendorong peningkatan eksistensi brand lokal sekaligus memberikan kemudahan untuk pengguna dalam berbagi inspirasi produk ternyata menjadi ladang baru untuk penghasilan tambahan. Di puncak kampanye 11.11 ini, semakin banyak penjual yang merasakan manfaat dan keuntungan dari program ini, di mana tercatat peningkatan jumlah produk dari brand lokal dan UMKM yang telah dipromosikan melalui Shopee Affiliate sebanyak lebih dari 9x lipat.
Tren Belanja Konsumen Terhadap Produk Lokal dan UMKM dari Berbagai Pulau di Indonesia
Semangat konsumen yang mendukung pertumbuhan bisnis lokal dan menghargai kreativitas serta kualitas produk-produk dari pelaku usaha lokal begitu terasa di sepanjang kampanye
11.11 Big Sale. Tidak hanya sebagai momen untuk mencari promo terbesar akhir tahun yang memberi banyak keuntungan, namun juga menggambarkan bagaimana para penjual di berbagai pulau Indonesia bersaing menghadirkan produk terbaiknya di platform Shopee. Maka dari itu, tak heran jika beberapa pulau Indonesia memiliki tren produk paling larisnya masing-masing:
- Sebut saja pulau yang berada di paling barat Indonesia, yakni Pulau Sumatera. Ternyata Minyak Telon, Popok Bayi, dan Kaos Anak menjadi produk lokal dan UMKM yang paling banyak dibeli di puncak kampanye. Hal ini memperlihatkan kebutuhan produk dari kategori Ibu dan Anak menjadi tren yang sangat dicari saat ini bagi para ibu baru di Sumatera.
- Berlanjut ke Pulau Jawa, sebagai pulau yang penduduknya paling besar, sepertinya tren belanja dipengaruhi oleh brand lokal yang semakin menjamur dengan kualitas produk yang tidak perlu diragukan. Terlihat pengguna banyak membeli Hand & Body Lotion dan Pelembab Wajah dari brand lokal menjadi incaran untuk tampil maksimal. Namun, pencarian produk Smartphone juga menjadi yang tertinggi di pulau ini.
- Berbeda dengan Pulau Bali yang sering disebut sebagai surganya destinasi wisata. Justru menuju akhir tahun sepertinya pulau ini akan menjadi tempat berlibur yang akan ramai dikunjungi. Sejalan dengan hal tersebut, produk Kebaya Bali, Kacamata Hitam, dan Sunscreen, dan menjadi produk paling ramai dicari untuk mempersiapkan dalam menyambut para turis lokal maupun luar negeri.
- Pulau Kalimantan Ternyata kondisi musim yang sedang pancaroba dari panas menuju musim hujan, produk kebutuhan seperti Jas Hujan, Jaket Pria & Wanita, serta Hoodie, menjadi produk lokal dan UMKM paling laris di puncak kampanye 11.11. Terlihat pengguna sudah mempersiapkan perlengkapan untuk menyambut musim hujan akhir tahun.
- Selain itu, Pulau Sulawesi juga memiliki banyak keberagaman dalam kebutuhan masyarakatnya. Temuan menarik dari perilaku belanja masyarakatnya, produk produk seperti Kipas Angin, Lampu Neon, serta Panci dan Wajan menjadi yang banyak dibeli di pulau Sulawesi. Sepertinya produk-produk dari kategori Rumah Tangga menjadi kebutuhan utama di pulau ini.
- Pulau Papua tak kalah mengejutkan dengan produk fashion seperti Celana Cargo, Jam Tangan Pria, Gelang Couple, dan Baju Couple menjadi produk favorit masyarakat. Walau memang jauh dari Ibukota, masyarakat khususnya di pulau ini ternyata tetap up-to-date mengikuti tren yang ada, sehingga produk fesyen dan aksesoris tersebut menjadi incaran warga di sana.
Berbagai tren yang terlihat di sepanjang kampanye 11.11 Big Sale ini baik dalam pengaplikasian strategi bisnis para pelaku usaha lokal di Shopee maupun tren dan perilaku belanja online pengguna setia menjadi dasar dan landasan bagi Shopee untuk terus berinovasi. Pengguna dapat menikmati berbagai penawaran terbaik hingga akhir tahun ini untuk mendapatkan pengalaman belanja yang nyaman dan menguntungkan.
Unduh aplikasi Shopee secara gratis di App Store atau Google Play Store, dan aktifkan ShopeePay untuk pengalaman belanja lebih nyaman dan praktis.
Berita Terkait
-
Luar Biasa, Brand Lokal dan UMKM Catat Peningkatan Transaksi hingga 7 Kali Lipat di Shopee 11.11 Big Sale
-
Harbolnas 11.11, Penjualan Brand Lokal dan UMKM Naik 7 Kali Lipat di Shopee
-
DPRD DKI Ungkap UMKM Kuliner Binaan Pemprov DKI yang Kantongi Sertifikat Halal Baru 5 Persen
-
Diyakini Pro UMKM dan Pengembangan Ekonomi Berkelanjutan, Gen-Z Bahas UMKM Bersama Ganjartivity
-
UMKM Pelipur Lara Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan