Suara.com - Sebagai upaya untuk menghentikan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan empat cara konkret. Adapun cara tersebut dinilai bisa menciptakan two state solution untuk konflik Israel-Palestina. Lantas apa itu two state solution?
Usulan ini disampaikan oleh Presiden Jokowi saat menghadiri acara KTT Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam (OKI), yang digelar di Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu (12/11/2023). Keempat cara ini antara lain yaitu:
1. Gencatan Senjata
Seperti yang diketahui, Pada 27 Oktober dalam forum internasional yaitu Majelis Umum PBB sekitar 120 negara tercatat menyetujui dilakukannya gencatan senjata di jalur Gaza. Sementara, 14 negara lainnya tercatat menolak gencatan senjata. Meskipun peroleh suara lebih banyak yang mendukung gencatan senjata, namun sampai saat ini Israel masih melakukan serangan yang masif ke Gaza.
Menurut Jokowi, tanpa adanya gencatan senjata situasi di jalur Gaza tidak akan membaik. Sehingga tak menutup kemungkinan bahwa desakan untuk gencatan senjata ini bisa menghentikan konflik yang banyak memakan korban jiwa, terutama warga Palestina.
Lebih lanjut Jokowi mencatat, bahwa Israel telah menggunakan narasi self defense dan tak henti melakukan pembunuhan kepada rakyat sipil. Aksi itu menurut Jokowi merupakan perbuatan kolektif punishment yang dilakukan Israel terhadap invasinya
2. Mempercepat dan Memperluas Bantuan Kemanusiaan
Jokowi menghimbau agar bantuan kemanusiaan untuk rakyat Gaza harus segera dipercepat dan diperluas, mengingat hampir seluruh wilayah Gaza habis dibombardir Israel.
Selain itu, harus mengusulkan mekanisme bantuan yang predictable dan sustainable. Jokowi mencontohkan, Indonesia yang sudah mengirim bantuan kemanusiaannya dan kedepan berjanji akan menambah lebih banyak lagi bantuannya.
Baca Juga: Pesan Elon Musk ke Israel: Jika Bunuh 1 Anak di Gaza, Maka Kalian Sukses Perbanyak Anggota Hamas
3. OKI Harus Bertindak Tegas Terhadap Tindakan Israel
Menurut Jokowi, OKI harus menggunakan seluruh lininya untuk menuntut pertanggungjawaban tindakan Israel terhadap kekejaman kemanusiaan yang telah mereka dilakukan.
Jokowi meminta OKI mendesak diberikannya akses terhadap independent internasional comission of Inquary of the occupied Palestenian teritory yang telah dibentuk Dewan HAM PBB.
4. OKI Mendesak Perundingan Damai
Terakhir, Jokowi meminta OKI mendesak terhadinya perundingan damai agar bisa dimulai kembali dengan segera.
Hal tersebut dilakukanademi terwujudnya two state solution dan menolak pemikiran one state solution sebab jika begitu pasti Palestina yang akan dikorbankan.
Berita Terkait
-
Pesan Elon Musk ke Israel: Jika Bunuh 1 Anak di Gaza, Maka Kalian Sukses Perbanyak Anggota Hamas
-
Jokowi Desak AS Upayakan Gencatan Senjata Israel, Bagaimana Reaksi Joe Biden?
-
Karir Politik Jokowi dari Pertama Kali Gabung PDIP Hingga Jabat Presiden Indonesia
-
Bikin Jokowi Tersenyum, Bos Freeport Tambah Saham di Indonesia
-
Menantu Jokowi Bobby Nasution Bakal Kembalikan KTA PDIP di Tanggal Cantik: Saya Sudah Koordinasi!
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar