Saat memanggul satu bintang di pundak, Luhut ditugaskan sebagai Wakil Komandan Pusat Persenjataan Infanteri, lalu sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri TNI-AD pada periode 1996 -1997 dan akhirnya di penghujung karier menjabat sebagai Komandan Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat dengan pangkat Letnan Jenderal.
Sebagai pembanding, juniornya Prabowo sudah menjabat sebagai Danjen Kopassus pada 1995 dan Pangkostrad pada 1998. Prabowo sendiri ketika itu adalah menantu Soeharto.
Luhut, dalam renungannya yang lain di Facebook pada Juni 2019, menggambarkan kepahitan yang dialaminya di TNI AD. Renungan itu dicurahkannya saat putranya Paulus Simanjuntak merampungkan pendidikan Seskoad di Amerika Serikat.
Sama seperti Luhut, Paulus juga seorang Kopassus. Tapi bedanya, Paulus tidak melewati jalur Akmil seperti sang ayah, tetapi via Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa PK).
Luhut bercerita tentang pahitnya pengalaman di TNI AD saat mengenang ia menentang cita-cita Paulus masuk tentara kala baru lulus SMA.
"Saya tahu bahwa saya sangat keras menentang kemauannya sampai dia menangis pada ibunya. Tapi saya tetap bersikukuh supaya Paulus menjadi sarjana saja," kenang Luhut dalam refleksinya itu.
"Di balik itu sikap tegas itu sebenarnya saya menyimpan rasa sedih yang mendalam untuk anak saya. Kau masuk tentara mau diapain kau nanti? Bahwa seberapa keras pun bekerja, seberapa hebatnya pun prestasi, saya tidak pernah mencapai puncak karir di lingkungan TNI. Tidak pernah jadi Kasdam, Pagdam atau Danjen Kopassus," tulis Luhut dalam refleksinya itu.
"Sebagai seorang ayah saya tidak mau melihat dia nanti mengalami kesusahan yang pernah saya alami sebagai tentara. Maka kemudian saya berpikir, menjadi pengusaha atau politisi adalah jalan yang lebih baik untuk Paulus," beber Luhut.
Belakangan Paulus merampungkan pendidikan sarjana di UPH, sebelum masuk TNI lewat jalur Sepa PK.
Baca Juga: Cerita Jenderal Bintang Empat Maruli Simanjuntak Pernah Ditraktir Bonek
Kini setelah menantunya Maruli Simanjuntak dilantik menjadi KASAD, tangis haru dan senyuman Luhut Binsar Pandjaitan lebih mudah dipahami.
Setelah menghadiri pelantikan menantunya itu, Luhut kabarnya akan kembali ke Singapura untuk melanjutkan pemulihannya.
Berita Terkait
-
Kala Sosok Sang Mantu Wujudkan Cita-cita Luhut Jadi KSAD
-
Luhut Terharu saat Saksikan Pelantikan Sang Mantu, Maruli Simanjuntak Sebagai KSAD
-
Deretan Orang Dekat Jokowi yang Jadi Petinggi TNI-Polri: Kini Mantu Luhut Dilantik Jadi KSAD
-
Perjalanan Karier dan Kekayaan Menantu Luhut Binsar Pandjaitan, Maruli Simanjuntak Digadang-gadang Kandidat KSAD
-
Haris Azhar Bakal Hubungi Jaya Suprana, Atas Rekor Jabatan Luhut yang Pernah Diembannya
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...
-
Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui
-
Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB
-
Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal
-
Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta
-
Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia
-
Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik
-
Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?
-
KPK Periksa Plt Gubri SF Hariyanto Terkait Temuan Uang di Rumah Dinasnya
-
Hattrick Lawan Kamboja, Mitchell Baker Ungkap Peran Besar Orang di Balik Layar