Suara.com - Apakah ada orang tertangkap karena menghina Presiden Jokowi? Pertanyaan ini muncul setelah Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep menanggapi pernyataan Megawati tentang menyebut penguasa saat ini bertindak seperti masa Orde Baru (Orba).
Kaesang menanyakan apakah ada orang yang ditangkap karena menghina sang ayah Presiden Joko Widodo. Jika ada, siapakah orang-orang yang ditangkap menghina presiden tersebut? Simak daftarnya berikut ini.
Hal ini bermula ketika Kaesang menghadiri sebuah Forum Komunitas Pengemudi Nusantara di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2023). Dalam forum tersebut Kaesang sempat menyinggung adakah orang yang menghina Presiden Jokowi, lalu ditangkap.
Adapun Kaesang juga mengakui bahwa memang betul ada ditangkap. Namun, hal itu bisa terjadi karena orang tersebut dinilai berlebihan dalam menghina Presiden.
Berikut daftar orang yang ditangkap karena menghina Presiden Joko Widodo:
1. Jamil Adil
Jamil Adil (47) diamankan pihak kepolisian usai menghina Presiden dan Kapolri. Dirinya ditangkap pada 29 Desember 2016, pukul 08.30 WIB karena tindakan tersebut.
Kejadian ini bermula saat anggota Polri protap pagi melaksanakan tugas atur lalin, mereka menemukan adanya tulisan yang bermakna penghinaan serta caci-maki kepada Presiden Jokowi dan Kapolri. Jamil kemudian berhasil diamankan di dekat rumahnya di daerah Semper Barat, Jakarta Utara.
2. Ropi Yatsman
Baca Juga: Siapa Panglima Jilah yang Datang ke Bareskrim Ikut Laporkan Rocky Gerung?
Polisi menangkap Ropi Yatsman (36) pada 27 Februari 2017. Ia ditangkap di Padang, Sumatera Barat, karena diduga mengunggah dan menyebarkan sejumlah konten di sosial media berupa gambar yang diedit dan tulisan bernada ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Presiden Jokowi dan pemimpin lainnya.
3. Yulianus Paonganan
Yulianus Paonganan, pemilik akun @ypaonganan, ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penyebaran konten pornografi. Yulianus menyebarkan konten tersebut di kanal Facebook dan Twitter miliknya.
Ia mengunggah sebuah foto Presiden Jokowi yang duduk bersama artis Nikita Mirzani dan kemudian diberi tagar #papadoyanl***e. Atas perbuatannya tersebut, Yulianus terancam hukuman penjara minimal enam tahun atau maksimal 12 tahun dan denda minimal Rp 250 juta hingga Rp 6 miliar.
4. MFB
MFB atau Ringgo (18) ditangkap pada 18 Agustus 2017 di Medan Timur, Medan. Saat itu, polisi juga mengamankan sebuah laptop dan flashdisk 16 GB yang memuat gambar-gambar Presiden yang telah diedit, 3 unit handphone, 1 unit router Huawei putih, dan 1 unit router Zyxel hitam.
Siswa salah satu SMK di Medan itu kemudian ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.
5. Mustafa Kamal
Seorang warga Tanjungpinang, Mustafa Kamal, diamankan lantaran diduga kerap membuat postingan Pelaku membuat postingan bernada hinaan, berita bohong, serta SARA terhadap Presiden Joko Widodo di media sosial Twitter sejak Maret hingga Mei 2021.
Tak hanya lima orang tersebut, beberapa warga lainnya yang sempat ditangkap karena menghina Presiden Jokowi diantaranya Rizal Ali Zain (37), Muhammad Arsyad Assegaf (24), Sri Rahayu, M Said, Bang Izal, dan lainnya. Itulah daftar orang tertangkap karena hina Presiden Jokowi.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Siapa Panglima Jilah yang Datang ke Bareskrim Ikut Laporkan Rocky Gerung?
-
Imbas 'Hina' Jokowi, Rumah Rocky Gerung Dilempari Telur Busuk hingga Pagar Dirusak
-
Geger Mahasiswa Demo Terdengar Caci Presiden Pakai Kata Kotor, Warganet: Katrok!
-
Membuka Draf Anyar RKUHP, Menghina Presiden-Wapres Dihukum 3,5 Tahun Penjara
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat