Suara.com - Memasuki masa kampanye hari ketiga, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD melakukan aktivitas yang lebih santai bersama mantan vokalis Dewa 19 Elfonda Mekel atau Once.
Awalnya, Mahfud memulai dengan bernyanyi lagu berjudul 'Dealova' yang dipopulerkan Once. Lagu yang diciptakan Opick tersebut, ternyata menjadi favorit Mantan Ketua MK tersebut.
"Kalau penyanyi-penyanyi yang ada di sini misalnya ya si Once ini yang Dealova (favorit). Kalau lagu wajib, 'Indonesia Pusaka'," kata Mahfud saat kunjungi Posko Teuku Umar, Menteng, Jakarta, Kamis (30/11/2023).
Mahfud pun lantas menyanyikan lagu tersebut. Pasalnya lirik dalam lagu itu membuat dirinya tersentuh.
"Dia nyanyi nanti, tapi saya tahu lagunya, 'aku bisa menjadi sesuatu yang selalu bisa kau sentuh'," tuturnya.
Tak hanya Dealova, Mahfud mengajak para hadirin termasuk Once untuk menyanyikan lagu 'Indonesia Pusaka'.
Tidak hanya bernyanyi, Mahfud MD juga berkesempatan menunjukan kebolehannya bermain tenis meja. Kali ini, Mahfud lagi-lagi menantang Once untuk tanding bermain tenis meja.
Sebelumnya diberitakan, Mahfud MD, mengatakan akan lebih memilih jalan perbaikan tidak hanya sekedar melakukan kelanjutan atau perubahan terhadap pemerintahan yang sudah berjalan.
Mahfud menyampaikan, bila ada yang melontarkan pertanyaan terhadap dirinya, apakah melanjutkan atau melakukan perubahan. Mahfud menjelaskan bahwa keduanya harus dilakukan lantaran saling berkaitan. Sebab, jika hanya melakukan perubahan tidak bisa dilakukan secara tiba-tiba.
Baca Juga: Eks Menteri KKP Edhy Pranowo Terlihat Sudah Hirup Udara Bebas, Mahfud MD: Karena Aturannya Begitu
"Saudara tidak mungkin kita melakukan perubahan tiba-tiba. Pemerintahan ini berkelanjutan dari tahun 45 sampai sekarang selalu sehingga harus dilanjutkan, tetapi melanjutkan semata tidak mungkin karena hidup itu adalah perubahan," kata Mahfud saat hadir di Posko Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/11/2023).
Mahfud lantas mengutip pernyataan seorang filsuf Herakleitos yang menyinggung soal hidup harus mengalir. Menurutnya, dalam hidup yang mengalir itu tidak ada yang tiba-tiba terjadi perubahan.
"Nah kalau mengalir itu berarti tidak ada yang berubah tiba-tiba dan tidak ada yang hilang. Ini mengalir terus mengalir nah di setiap aliran itu ada buih, nah buih-buih ini yang kita buang, saluran ke depan kita buka dengan air yang bersih," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja Naik Penyidikan, Status Hukum Pandji Tunggu Gelar Perkara
-
Semeru Erupsi Dini Hari, Kolom Abu Capai 700 Meter di Atas Puncak
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Prabowo Minta Kepala Daerah Tertibkan Spanduk Semrawut: Mengganggu Keindahan!
-
Prakiraan BMKG: Awan Tebal dan Guyuran Hujan di Langit Jakarta Hari Ini
-
Apresiasi KLH, Shanty PDIP Ingatkan Pentingnya Investigasi Objektif dan Pemulihan Trauma Warga
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender