Suara.com - Sekretaris Mahkamah Agung nonaktif Hasbi Hasan menjalani sidang perdana dengan agenda dakwaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Selasa (5/12/2023).
Dalam dakwaan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Hasbi Hasan disebut menerima suap Rp11,2 miliar dan gratifikasi Rp630 juta terkait pengurusan perkara di MA.
Disebutkan gratifikasi itu berasal dari sejumlah pihak, di antaranya Devi Herlina, Yudi Noviandri, Menas Erwin Djhohansyah.
Selain berbentuk uang, Hasbi Hasan disebut mendapatkan fasilitas hilikopter keliling Bali bersama Windi Yunita Bastari Usman alias penyanyi Windi Idol.
"Pada tanggal 13 Januari 2022 bertempat di Urban Air, Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, terdakwa menerima fasilitas perjalanan wisata keliling (fight heli tour Bali) melalui udara dengan menggunakan Helikopter Belt S05S dengan Register PK WSU dari Devi Herlina HERLINA selaku notaris rekanan dari CV. Urban Beauty/MS Glow senilai Rp7.500.000 dengan kode pemesanan free of charge (FoC). Terdakwa menerima fasilitas perjalanan wisata tersebut bersama dengan Windi Yunita Bastari Usman, Rinaldo Septariando, dan Betty Fitriana," kata Jaksa dalam persidangan.
Kemudian disebutkan, Hasbi pada 21 November 21 sampai dengan 22 Februari 2022 bertempat di Novotel Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat mendapatkan fasilitas hotel.
"Berupa sewa kamar nomor 0601 dan kamar nomor 1202, tipe kamar executive Suite total senilai Rp162.700.000,00 dari Menas Erwin Djhohansyah, selaku Direktur Utama PT Wahana Adywarnaterkait pengurusan perkara perkara yang sedang berproses di Mahkamah Agung," ujar jaksa.
Masih dari Menas Erwin, Hasbi juga menerima sejumlah pemberian uang, di antaranya pada 5 April-5 Juli 2021 seniliai Rp120 juta, dan Rp240 juta pada 24 Juni-21 November 2023. Lalu dari Yudi Noviandri senilai Rp100 juta pada 22 Februari 2021.
"Terhadap penerimaan gratifikasi berupa sejumlah uang, fasilitas perjalanan wisata dan fasilitas penginapan tersebut diatas, terdakwa tidak melaporkannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi dalam tenggang waktu 30 hari kerja sebagaimana ditentukan undang-undang, padahal penerimaan itu tanpa alas hak yang sah menurut hukum," kata Jaksa.
Hasbi Hasan menjadi tersangka korupsi berupa suap dan gratifikasi pengurusan perkara di MA. Awalnya Hasbi diduga menerima suap hingga miliaran rupiah dari Heryanto Tanaka untuk mengurus kasus perkara Koperasi Simpan Pinjam Intidana di MA.
Setidaknya KPK telah menetapkan 17 orang tersangka pada kasus suap di MA. Dua tersangka lainnya merupakan Hakim Agung di MA, Gazalba Saleh dan Sudrajad Dimyati yang telah dinonaktifkan.
Berita Terkait
-
Segera Diseret ke Pengadilan, Eks Sekretaris MA Hasbi Hasan Didakwa Korupsi Belasan Miliar buat Foya-foya
-
Amankan Perkara di MA, Hasbi Hasan Disogok Tas Hermes hingga Dior
-
Dadan Tri Yudianto Didakwa Terima Suap Bersama Sekretaris MA Hasbi Hasan Rp 11,2 M
-
KPK Usut Tamu yang Pernah Ditemui Hasbi Hasan Lewat Karo Humas MA Sobandi
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun
-
Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik
-
Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh
-
Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI
-
WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali
-
Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"
-
KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi
-
Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus
-
Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi
-
Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung