Suara.com - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD menegaskan pasangan Ganjar-Mahfud telah menyiapkan 21 program kerja. Total anggarannya mencapai Rp 2.500 triliun untuk lima tahun masa kerja.
Hal itu disampaikan Deputi Politik 5.0 TPN Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto di Media Center TPN, Menteng, Jakarta, Sabtu (23/12/2023).
Andi menyebutkan 21 program tersebut sudah ada yang beberapa diluncurkan. Seperti janji Ganjar ketika berkunjung ke Merauke tentang satu desa, satu fasilitas kesehatan (faskes), dan satu tenaga kesehatan (nakes).
"Kami sudah tahu mana program yang bisa ditempelkan ke program yang sudah ada di pemerintahan sekarang sehingga nanti bisa ditunjukkan bagaimana karakter plus dan cepatnya program tersebut," kata Andi.
Terkait anggaran untuk 21 program itu, dia menerangkan bahwa pasangan calon yang diusung PDIP, PPP, Hanura dan Perindo itu betul-betul memperhatikan struktur APBN. Sehingga akan menjaga efisiensi agar defisit APBN tidak lebih dari 3 persen dari produk domestik bruto (PDB).
Andi mengatakan bahwa Mahfud sudah menegaskan akan meminimalisasi kebocoran anggaran di setiap departemen. Apalagi yang menyangkut konsumsi belanja Pemerintah.
"Pak Mahfud tegas bahwa selama ini banyak kebocoran yang menyangkut konsumsi, belanja pemerintah, investasi, dan ekspor impor yang menunjang pertumbuhan ekonomi, ini yang ditegaskan Pak Mahfud," jelasnya.
Mantan Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) itu meyakini program-program baru yang ditawarkan oleh Ganjar-Mahfud sudah melewati simulasi anggaran yang cermat.
Baca Juga: APBN Masih Surplus, Tapi Sri Mulyani Kok Khawatir
Berita Terkait
-
Pembangunan IKN dari APBN Tembus 16,1 Persen Total Anggaran, Banggar: Pendanaan Harus Berimbang
-
Ini Sumber Anggaran Prabowo - Gibran Biar Bisa Kasih Makan Siang Gratis dan Jalankan Proker
-
Pembiayaan APBN Turun 36,6 Persen Jelang Akhir 2023, Menkeu: Gunakan Sisa Tahun Lalu
-
Indonesia Tidak Bisa Hanya Andalkan APBN JIka Ingin Jadi Negara Maju
-
Jika Terpilih Jadi Presiden, Prabowo Janji Alokasikan Anggaran Rp400 Triliun Buat Makan Siang Pelajar
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Prediksi Cuaca Hari Ini, Cek Daerah Berpotensi Hujan Deras Disertai Petir
-
Gempa M 7,1 Guncang Wilayah Kalimantan, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Seskab Teddy Bantah Isu Produk AS Bisa Masuk RI Tanpa Sertifikasi Halal
-
DPR Desak Proses Pidana Oknum Brimob dalam Kasus Tewasnya Pelajar di Maluku Tenggara
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi