Suara.com - Pimpinan Pondok Pesantren Manbaul Ulum yang berada Banyuwangi, Jawa Timur, K. H. Anwar Iskandar menegaskan dukungan dan optimismenya untuk kemenangan Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Biraan pada Pilpres 2024.
Kiai Anwar bahkan optimis paslon Prabowo-Gibran bisa menang satu putaran dari dua calon lainnya pada pesta demokrasi lima tahunan itu.
"Harapan kami bersama-sama memenangkan Mas Gibran dan Pak Prabowo. Saya optimistis kemenangan Mas Gibran ini hanya akan satu putaran," kata Kiai Anwar dalam agenda "Silaturahmi Ulama dan Santri Bersama Mas Gibran" dikutip dari ANTARA.
Kata Kiai Anwar, dukungannya terhadap paslon Prabowo-Gibran yakni sebagai keinginan untuk menyelamatkan Indonesia.
"Kami ingin Indonesia selamat. Kami ingin Nahdatul Ulama selamat. Kami ingin pondok pesantren selamat," kata wakil ketua Rais Aam Pengurus Besar Nahdatul Ulama (NU) itu.
Menurut Kiai Anwar, paslon Prabowo-Gibran memiliki program kerja bermanfaat untuk mencerdaskan para santri.
"Apalagi kalau Mas Gibran ini menang, santri-santri nanti akan diberi makan gratis, dikasih susu gratis, supaya kecerdasannya tinggi. Dia punya program apik, insyaallah manfaat," papar Kiai Anwar.
Sementara itu, Gibran mengucapkan terima kasih atas dukungan Kiai Anwar untuk dirinya dan Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024 ini.
Kata Gibran, keberpihakan Prabowo-Gibran kepada santri dan pesantren mutlak diperlukan untuk menuju Indonesia maju.
Baca Juga: Dahnil Bahas Watak Jahat Diduga Sindir Anies, Publik: Kalau Ngobok-ngobok MK Gimana Bang?
"Santri merupakan bagian dari kami untuk menuju Indonesia Emas. Bonus demografi, anak-anak muda, merupakan kesempatan kami meningkatkan produktivitas nasional. Kesempatan ini cuma sekali, tidak terulang lagi. Kami ingin Indonesia keluar dari middle income trap, lewat anak-anak muda," papar Gibran.
Dia juga memohon agar para kiai dan ulama terus mendoakan dan mengawal dirinya bersama Prabowo.
“Kami minta didoakan, dan dikawal program-program kami," kata putra sulung Presiden Joko Widodo itu.
Gibran yang masih aktif sebagai wali kota Surakarta mengambil cuti selama berkampanye di Jawa Timur.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menerima pendaftaran tiga bakal pasangan capres-cawapres, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, dan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Masa kampanye pemilu ditetapkan mulai tanggal 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024, sementara pemungutan suara dijadwalkan pada tanggal 14 Februari 2024. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Dahnil Bahas Watak Jahat Diduga Sindir Anies, Publik: Kalau Ngobok-ngobok MK Gimana Bang?
-
Dapat Nilai 5 dari Ganjar, Momen Prabowo Hampiri dan Salaman dengan Puan Jadi Sorotan: Emang Boleh Sesantun Ini
-
TKN Prabowo-Gibran Desak Bawaslu Sanksi Anies yang Provokatif hingga Data Salah di Debat
-
Begini Karakteristik Gibran Dilihat dari Jam Tangan yang Dipakai: Punya Taste dan Orangnya...
-
Mengenal Lahan HGU yang Disebut Milik Prabowo Subianto
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Pakai Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Acara Munajat Bangsa-Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal
-
Sempat Kabur Saat OTT, Pemilik PT Blueray John Field Menyerahkan Diri ke KPK
-
Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta
-
Nyanyian Saksi di Sidang: Sebut Eks Menaker Ida Fauziyah Terima Rp50 Juta, KPK Mulai Pasang Mata
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok