Suara.com - Beberapa waktu lalu, komika Kiky Saputri meroasting pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).
Dalam materi roastingnya, Kiky Saputri dan Ate banyak menyindir sosok Cak Imin yang dinilai selalu blunder setiap bicara ke publik.
Sehingga ini membuat Anies Baswedan harus melakukan klarifikasi. Bahkan Kiky Saputri sampai menyebut Anies Baswedan tidak jago dalam memilih cawapres.
"Pak Anies ini kan jago ya. Jago jawabnya, jago milih kata-katanya tapi ga jago milih cawapresnya," ujar Kiky Saputri yang disambut tawa hadirin di acara Resolusi Indonesia.
Tampaknya materi roasting Kiky Saputri masih membekas di pikiran para pendukung AMIN. Buktinya seorang elit Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) langsung menyenggol Kiky begitu ada berita mengenai peran Cak Imin mendongkrak suara paslon AMIN.
Lewat akun X, Zainul Munasichin, yang merupakan pengurus DPP PKB menautkan link berita mengenai penelitian BRIN mengenai elektabilitas paslon AMIN yang mengejar paslon Prabowo-Gibran.
Salah satu penyebabnya adalah faktor pemilihan Cak Imin sebagai pendamping Anies merupakan bagian dari cara memperluas basis suara mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Zainul pun langsung menyenggol Kiky Saputri di akun X. Menurut dia, berita tersebut bisa menjadi bahan bacaan bagi Kiky Saputri.
"Bahan bacaan yg baik utk Mbak @kikysaputrii, bahwa keputusan Mas Anies gandeng Cak Imin itu tepat loh," kata Zainul.
Baca Juga: Diungkap Siti Atikoh, Ganjar-Mahfud Janji Berikan Insentif Kader Posyandu Jika Terpilih
Kiky Saputri merepons Zainul dengan mengatakan bahwa itu adalah bukti masyarakat suka pada pemimpin yang mau mendengarkan kritik.
"Iya alhamdulillah ya Meskipun saat diroasting tekanan darah naik, tapi abis diroasting elektabilitas langsung naik. Hihi. Menjadi bukti bahwa masyarakat suka pada pemimpin yang mau mendengarkan kritikan rakyat," tulis Kiky Saputri.
Berita Terkait
-
Diungkap Siti Atikoh, Ganjar-Mahfud Janji Berikan Insentif Kader Posyandu Jika Terpilih
-
Disindir Anies Program Gatot, Prabowo Ngotot Mau Perbesar Food Estate
-
Siti Atikoh Beberkan Solusi Ganjar-Mahfud Atasi Kenaikan Harga Bahan Pokok Di Pasar
-
Terima Laporan, Bawaslu Usut Aksi Ganjar Diduga Bagi-bagi Voucher Internet di CFD Solo
-
Dialog bersama Kadin, Prabowo: Kompetisi Dibangun dalam Kerangka Cinta Terhadap Indonesia
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing