Suara.com - Cuitan tentang Nikita Mirzani alias Nikmir jadi trending topic di laman media sosial Twitter, Minggu (14/1). Hingga pukul 19:01 WIB, cuitan Nikmir terpantau jadi tren di Twitter Indonesia.
Sejumlah cuitan kepada Nikita mayoritas hujatan dari sejumlah warganet. Hal ini tak lama setelah ia unggah video di Instastory akun Instagram pribadinya.
Pada video tersebut, Nikita Mirzai ungkap ketidaksukaannya kepada calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan.
Baca Juga:
Anies Baswedan Nikahi Sepupu Sendiri, Begini Kisah Cintanya Bersama Fery Farhati
Relawan SAKTI se-Jateng Konsolidasi dengan Gibran, Diminta untuk Kampanye secara Santun
"nikmir bilang anies enggak selevel dengan prabowo, terus kamu selevel gitu dengan anies? ah yang bener ajeee. daripada bacot doang, datang aja ke desak anies, terus lo sanggah aja apa yang enggak lo setuju dari anies," tulis salah satu pengguna Twitter di postingan akun Suara.com
"bubar guys tentang perdebatan copras capres ini, nikmir udh ikutan," sambung akun lainnya.
Sebelumnya, Nikita Mirzani memperingatkan calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan untuk tidak terus menerus menyerang capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.
Baca Juga: Di Lampung Timur, Anies Janjikan Penyelesaian Konflik Agraria untuk Jadi Salah Satu Prioritasnya
Pada video yang diunggah Nikita di Instastory akun Instagram miliknya @nikitamirzanimawardi_172. Nikita bahkan mengancam kalau ia akan menyerang balik Anies Baswedan.
"Sumpah yah gw enek banget ngeliat Tiktok isinya muka Anies Baswedan. Si edan itu. Lo kenapa sih, serang-serang bapak gw, bapak Prabowo" ucap Nikita dalam video seperti dikutip, Minggu (14/1).
"Kenape? ntr lo gw serang balik lho. Udah siap lo gw serang balik, Anies Baswedan," tambah Nikita.
Nikita bahkan mengatakan bahwa Anies Baswedan tidak satu level dengan Prabowo Subianto.
"Lo gak selevel sama Pak Prabowo. Mending lo debat sama gw," kata Nikita.
Tak hanya satu video di Instastory, di video berikutnya, Nikita juga berikan pesan kepada Anies dan Muhaimin bahwa tidak semua rakyat Indonesia bodoh.
Berita Terkait
-
Di Lampung Timur, Anies Janjikan Penyelesaian Konflik Agraria untuk Jadi Salah Satu Prioritasnya
-
Telak! TKN Prabowo-Gibran Skakmat Sindiran Hasto PDIP: Mereka yang Emosi!
-
Tiga Capres Hadir di Dialog Kadin, Anies Baswedan Paling Jago Bahas Ekonomi, Programnya Apa?
-
Di Depan Masyarakat Soreang, Prabowo Tegaskan Koalisinya dengan Gibran adalah Penerus Jokowi
-
Kunjungi Bandung, Prabowo Yakin Indonesia Bisa Setara dengan Bangsa-bangsa Lain di Dunia
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
WFH ASN Tak Boleh Disalahgunakan, Mensos: Liburan Bisa Berujung Sanksi
-
Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana
-
Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan
-
Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah
-
Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo
-
Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL
-
KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan
-
Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....
-
Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan
-
2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar