Suara.com - Para peserta didik di sekolah dasar ngeri (SDN) 01 Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, harus dipulangkan lebih awal pada Senin (29/1/2024).
Proses kegiatan belajar mengajar ini harus terhenti akibat terjadi kesurupan massal yang menimpa pelajar di sekolah tersebut.
Hal ini viral usai diunggah di media sosial. Salah satu akun yang mengunggahnya yakni @kabar.lubangbuaya.
Dari video yang diunggah memperlihatkan para peserta didik bubar serempak dari sekolah mereka.
“Siswa dipulangkan lebih cepat dan jam siang diliburkan karena ada dugaan kesurupan massal,” tulis akun tersebut, Senin.
Sementara, Kanit Reskrim Polsek Cipayung Iptu Hotman mengaku belum mendapatkan informasi tersebut.
“Belum ada laporan, akan kami cek,” kata Hotman lewat pesan singkat, Senin.
Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan resmi dari pohak selolah terkait hal tersebut.
Kesurupan massal di SD Munjul diduga bermula dari adanya kegiatan Perjusa atau perkemhaan jumat sabtu.
Baca Juga: Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Berlangsung Pasca Hujan Abu Erupsi Gunung Merapi
Berita Terkait
-
Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Berlangsung Pasca Hujan Abu Erupsi Gunung Merapi
-
Lansia Pelaku Pelecehan Seksual Pelajar SD di Aceh Ditangkap, Terancam Hukuman Cambuk 90 Kali
-
Bus Pariwisata Rombongan Pelajar SD Masuk Jurang di Tasikmalaya Tewaskan 3 Orang, Kapolres: Sopir Mengantuk
-
Duh, Sudah Tiga Tahun Pelajar Kelas III SDN Cikaramat Belajar di Lantai Gegara Ruang Kelas Ambruk
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Pati Viral Lagi! Anak Bakar Rumah Ortu Gara-gara Tak Diberi Uang Merantau
-
Boni Hargens: Tak Perlu Buat UU Baru, Kompolnas Telah Diperkuat UU Polri Hasil Revisi
-
Kesal Tak Diberi Uang, Pria di Pati Diduga Bakar Rumah Orang Tuanya Sendiri
-
Sopir Truk Penabrak Tokoh Pramuka Herman Resmi Jadi Tersangka, Ini Pengakuannya