Suara.com - Kabar yang sudah diduga banyak orang akhirnya terkonfirmasi, dengan pengunduran diri Menko Polhukam, Mahfud MD. Sosok yang dikenal tegas tersebut resmi memberikan surat pengunduran dirinya pada presiden ketika melakukan pertemuan beberapa waktu lalu. Lalu siapa pengganti Mahfud MD jadi Menko Polhukam?
Pengunduran diri ini sendiri dikatakan berlangsung dengan suasana yang cukup hangat, tanpa adanya tendensi dan selisih pendapat apapun. Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa hal ini adalah hak Mahfud MD, sehingga dirinya akan menghormati hak dan keputusan tersebut.
Prediksi Pengganti Mahfud MD
Seperti yang diketahui, nama Mahfud MD telah menjabat sejak 2019 lalu, tepatnya ketika periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo dimulai.
Sejak menjabat, cukup banyak kasus yang kemudian diungkap dan diselesaikan, meski tak menafikkan juga masih banyak kasus yang belum diurus.
Beberapa kasus besar yang melibatkan nama-nama petinggi lembaga negara ditangani dengan cukup efektif, dan memberikan hukuman yang sesuai dengan aturan. Dari segi jabatan, Menko Polhukam memang memiliki kapasitas untuk hal-hal tersebut.
Namun tidak dapat dipungkiri bahwa sosok Mahfud MD menjadi sosok yang kuat pada jabatan ini, dan tentu jadi teladan yang baik bagi penggantinya.
Publik kemudian bertanya-tanya kira-kira siapa yang akan menjadi pengganti Mahfud MD yang kemudian fokus dalam kontestasi politik Pilpres 2024 mendatang?
Secara resmi, presiden menyampaikan bahwa dirinya memerlukan waktu untuk membuat surat Keputusan presiden Pemberhentian Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan. Nantinya akan diperlukan sedikitnya dua hingga tiga hari untuk mencari sosok pengganti Mahfud MD, untuk mengisi jabatan tersebut.
Baca Juga: Mahfud MD: Saya Yakin Sekarang pun Diikuti Agen Intel
Jika terhitung pengunduran diri dilakukan pada 1 Februari lalu, maka pengumuman diperkirakan akan dilakukan pada tanggal 3 atau 4 Februari mendatang, mengenai siapa yang akan mengisi jabatan penting dalam kabinetnya tersebut.
Nama-Nama yang Muncul
Tentu saja publik mulai menduga-duga siapa yang kira-kira memiliki kapabilitas untuk melaksanakan tugas dari Menko Polhukam yang ditinggal Mahfud MD ini. Beberapa nama ‘kandidat’ tidak resmi muncul sebagai diskusi publik secara umum.
Satu hal yang diduga kuat adalah bahwa pengganti Mahfud MD adalah orang yang dekat dengan Presiden Joko Widodo. Banyak spekulasi yang muncul terkait hal ini.
Nama-nama seperti Tito Karnavian, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Yusrl Ihza Mahendra, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hingga Jimly Asshiddiqie pun digadang-gadang layak menempati jabatan ini.
Sejumlah sosok ini masuk dalam kriteria yang disebutkan oleh para pengamat politik. Diperkirakan pengganti Mahfud adalah orang dekat dengan Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara