Kades Kosambironyok Kabur Lewat "Pintu Ajaib"
Usut punya usut, Kades Kosambironyok meninggalkan Kantor Bawaslu Kabupaten Serang melalui pintu samping menuju parkiran kendaraan di bagian basement yang sebelumnya disebut tak bisa diakses.
Pintu itu berada di ruangan di samping ruang tunggu yang tersekat tembok dan harus melalui satu pintu yang berada di depan meja penjaga.
Biasanya yang berjaga di meja tersebut entah dari petugas Bawaslu Kabupaten Serang atau dari pihak kepolisian.
Ruangan tersebut tidak bisa dimasuki sembarang orang, kecuali sudah mendapat persetujuan penjaga terlebih dahulu.
Di dalam ruangan itu, ada sebuah tangga menuju lantai 2 yang menjadi tempat ruangan para staf atau para komisioner Bawaslu Kabupaten Serang. Lalu di bawah tangga, terdapat 1 pintu menuju arah parkiran basement yang diduga digunakan Kades Kosambironyok untuk kabur.
Saat dikonfirmasi, Komisioner Bawaslu Kabupaten Serang Abdul Holid mengungkapkan, pemeriksaan terhadap Kades Kosambironyok dilakukan sekitar 1,5 jam dengan memberikan sekitar 20 pertanyaan.
"Tadi diperiksa sekitar jam 13.50 WIB, dan baru beres sekitar jam 15.30 WIB," kata Holid kepada awak media, Rabu (7/2/2024).
Namun saat disinggung apakah Kades Kosambironyok sengaja kabur menghindari wartawan melalui pintu samping, Holid mengaku dirinya tidak mengetahui lantaran sedang berada di ruangannya yang berada di lantai 2.
"Nah saya ga tau, saya di atas, di ruangan saya. Pas sudah diperiksa, saya juga tidak tau turunnya, tiba-tiba pamit, karena kita tidak mengantarkan juga sampai beliau (Kades Kosambironyok) ke bawah," dalihnya.
Namun, Holid membenarkan ada pintu akses keluar masuk lain selain melalui pintu depan kantor Bawaslu Kabupaten Serang. Namun, ia membantah pintu yang berada di bagian samping itu tidak bisa diakses.
"Memang ada pintu depan sama samping. Nah pintu samping itu yang biasanya parkir di basement, itu karena parkir kita sempit kalau di depan itu. Dan saya ga tau kalau yang bersangkutan itu turunnya lewat samping, saya kira nemuin teman-teman semua di bawah," tandasnya.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Escape 3 Jam dari Jakarta: Menikmati Sisi Magis Pandeglang Sambil Healing Tipis-tipis
-
Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit UNIFIL TNI yang Gugur di Lebanon
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru
-
Diterpa Hujan dan Angin, Atap Stadion Indomilk Arena Rusak
-
Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi