Suara.com - Salah satu caleg di Pemilu 2024 yang menarik perhatian publik khususnya warga DKI Jakarta karena balihonya ada di mana-mana ialah Masinton Pasaribu.
Politisi PDIP ini maju sebagai caleg di Dapil Jakarta II. Perolehan suara Masinton berdasarkan real count KPU RI pada Jumat (16/2) pukul 17:30 WIB tertinggi diantara 7 caleg PDIP di dapil Jakarta II.
Masiton untuk sementara memperoleh suara sebanyak 99.590 di atas penyanyi Once Mekel yang baru mendapat 67.245 suara sementara serta Prasetyo Edi Marsudi dengan 17.934.
Suara Masinton juga lebih tinggi dibanding Ronny Talapessy. Eks pengacara Richard Eliezer itu baru mengumpulkan suara sebanyak 63.700.
Jika dibandingkan dengan caleg partai lain di dapil yang sama, suara Masinton juga masih lebih tinggi misalnya dengan caleg naturalisasi Chong Sung Kim dari Golkar yang baru meraih 22.548 suara.
Baliho Masinton Jadi Lelucon di Sosmed
Sebelumnya viral video yang menyindir banyaknya spanduk dan baliho di masa kampanye Pemilu 2024.
Video yang diunggah akun Instagram @aariswib perlihatkan seorang pengendar motor tengah mencari lokasi kepada penjalan kaki.
"Pak, pak, pak, numpang tanya, jalan Puri di mana ya pak?" tanya si pengendara motor.
Baca Juga: Sirekap Bermasalah, Aria Bima PDIP Peringatkan KPU-Bawaslu: Jangan Main-main!
"Jalan Puri? Oh, bapak lurus aje, nanti ketemu (spanduk) Masinton, bapak belok kanan. Nah nanti nggak jauh dari situ ada pertigaan yang ada (spanduk) Eriko Sotarduga nya, bapak belok kiri," jawab si penjalan kaki.
"Nah, (spanduk) Eriko Sotarduganya yang mana nih pak? yang lagi silat atau ama yang lagi sama pak Ganjar" tanya balik si pengendara motor.
"yang (spanduk Eriko) Tanjidor, nah bapak belok kiri, lurus aja tuh nanti di sebelah kanan ada Chong Sung Kim lagi hormat, bapak hormat balik" balas si penjalan kaki.
"Pelan-pelan tuh pak, posisinya ada gang seberang (spanduk) Faldo Maldini," tambahnya.
Sontak saja video sindiran dengan gunakan gaya lelucon ini membuat netizen banyak berikan komentar positif.
"Sejauh ini, ini yang paling jauh," komentar akun @dan*** disertai emot tertawa.
Berita Terkait
-
Sirekap Bermasalah, Aria Bima PDIP Peringatkan KPU-Bawaslu: Jangan Main-main!
-
TPN Dibikin Heran Bukan Kepalang, Ganjar-Mahfud Beneran Keok di Kandang Banteng
-
Ngomong Begini Soal Aksi Kamisan, Fotografer Senior Darwis Triadi Jadi Bulan-bulanan
-
Komeng Tak Umbar Janji Sejahterakan Masyarakat Jabar: Tapi Saya Bisa Membahagiakan
-
Jalan Sambil Menundukan Kepala, Etika Erika Carlina saat Nyoblos ke TPS Curi Perhatian
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar