Suara.com - Komedian Alfiansyah Bustami Komeng atau yang akrab disapa Komeng, punya beberapa misi yang ingin dibawa saat maju sebagai Caleg DPD Kabupaten Jawa Barat (Jabar). Salah satu yang ingin dicapainya adalah memajukan dunia seni, khususnya komedi di Tanah Air.
Berkaca dari Korea Selatan, Komeng ingin duni seni hiburan tanah air juga bisa diperhitungkan dan berkembang. Bukan sebaliknya seperti saat ini, yang menurut Komeng justru dunia industri hiburan kita sedang 'dijajah' oleh Korea Selatan.
"Kenapa Korea Selatan bisa seperti itu, dia menghargai kebudayaannya. Kita ini dijajah oleh Korea Selatan secara kebudayaan," kata Komeng, dikutip dari kanal Youtube TRANS7 OFFICIAL, Sabtu.
Salah satu contohnya, menurut Komeng adalah kemunculan Drama Korea (Drakor) yang saat ini sangat digemari oleh berbagai kalangan di tanah air.
"Emak gue aja masak sampe angus gara-gara nonton drakor," candanya.
Bukan cuma itu saja, Komeng juga menyoroti berbagai iklan yang saat ini lebih memilih menggunakan artis Korea ketimbang Indonesia.
"BLACK PINK lah, apa lah. Apa kita nggak mampu?," kata Komeng.
Padahal, menurut pria 53 tahun itu, ukannya tidak bisa kita juga melakukan hal yang sama. Terutama para bintang iklan di Indonesia yang juga punya keahlian dibidangnya.
"Iklan begitu aja bisa kita, kan pasti mahalan dia dibanding kita. Kenapa kita nggak bisa seperti itu?," katanya.
Baca Juga: Raffi Ahmad Ulang Tahun, Komeng Kirim Ucapan Kocak ke Sultan Andara
Budaya korea yang kian menjamur, tidak hanya di dunia hiburan tapi juga sampai ke makanan. Komeng lantas mencontohkan soal anak-anaknya yang saat ini lebih doyan makanan-makanan Korea ketimbang Indonesia.
"Sampe anak saya nggak doyan lagi pecel Ayam. Kimci padahal di Bogor ada, asinan," katanya sembari berkelakar.
Berita Terkait
-
Raffi Ahmad Ulang Tahun, Komeng Kirim Ucapan Kocak ke Sultan Andara
-
Gegara Pecat Jurgen Klinsmann, Presiden KFA Siap Rogoh Koceknya Sendiri
-
Petugas KPPS Kuningan Meninggal Saat Bertugas, Ahli Waris Dapat Santunan Rp42 Juta
-
Ulasan Serial A Killer Paradox: Dilema Moral dan Permainan Kucing-Tikus yang Menegangkan
-
Iwan Fals Komentari Caleg Komeng yang Viral Gegara Foto Nyeleneh: Negeriku Tambah Lucu!
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua