Suara.com - Pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda mengungkap 'Oke Gas 2' yang menjadi lagu resmi kampanye Prabowo-Gibran begitu fenomenal.
Lagu dengan beat jedag jedug ini tidak hanya disukai masyarakat di Indonesia, bahkan mendunia hingga Amerika Serikat, Korea Selatan dan lainnya.
"Lagu "tambah 2 torang gas" jadi viral internasional anak-anak Korea ngonten dance pake lagu itu di Amerika dipake di dance off (kompetisi dance)," tulisnya di akun Instagram @permadiaktivis2, dilihat Minggu (18/2/2024).
Abu Janda mengaku lagu ini juga sampai dibahas di kantor berita tertua dunia, yakni New York Times. Dirinya mengaku tidak heran kalau berkat lagu ini, Prabowo menang dalam Pilpres 2024.
"Emang fenomenal sih.. jadi gak usah heran pak @prabowo menangnya telak," ungkapnya.
Abu Janda melanjutkan, anaknya yang masih bayi juga senang mendengarkan lagu ini.
"Anak gue yang masih bayi aja joget pertama kali gara-gara denger lagu itu," jelasnya.
Warganet pun ramai mengomentari postingan Abu Janda mengenai lagu dengan lirik 'Oke gas, oke gas, tambah dua torang gas'.
"Memang gemoy-samsul kampenyenya kelas dunia sih kemaren," tulis warganet.
Diketahui, lagu kampanye Prabowo-Gibran resmi diluncurkan di Jakarta, Senin (16/1/2024). Lagu berjudul "Oke Gas 2" dipopulerkan musisi Richard Jersey.
Ketua TKN Prabowo-Gibran, Rosan Roeslani mengatakan, lagu itu mendapat apresiasi dari Prabowo karena bisa memberikan energi positif dalam pemenangan paslon 02 di Pilpres 2024.
"Saat saya dengarkan ke Pak Prabowo, beliau memberikan respons positif. Terlebih, lagu ini bisa memberikan energi bagi kami untuk terus berjuang memenangkan Prabowo-Gibran satu putaran," kata Rosan melansir Antara.
Berita Terkait
-
Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran Tembus 74,1 Persen, Program MBG Jadi Faktor Utama
-
Survei Poltracking: Kepuasan ke Pemerintahan Prabowo-Gibran Tetap Tinggi di Tengah Tekanan Global
-
Ahmad Dhani Sentil Abu Janda Bahas Amerika Ciptakan Teknologi Modern, Sebut Ilmunya Dangkal
-
Sempat Berseteru di Acara TV, Feri Amsari Akui Abu Janda Ada 'Niat Jahat'
-
iNews TV Dijatuhi Sanksi oleh KPI, Buntut Pernyataan Abu Janda di 'Rakyat Bersuara'
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Raih KWP Awards, Legislator NasDem Arif Rahman: Anggota DPR Harus Selalu Turun ke Rakyat
-
Megawati Beri Hard Warning ke Kader PDIP: Jangan Korupsi,Turun ke Bawah!
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah