Suara.com - Politisi Nasdem Ahmad Sahroni menyatakan diri siap untuk maju menjadi calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilgub DKI 2024. Kesiapan itu disampaikan Sahroni lewat unggahan di akun Instagram miliknya.
"Siapapun yg Mau Maju Gubernur DKI jakarta gw kagak takut , sekalipun kaesang Ikutan ... (tp kalo kaesang ikutan Nampak nya banyak Lobang dimana mana nih)," tulis Sahroni seperti dikutip.
Selain sebagai seorang anggota DPR RI, Sahroni juga dikenal sebagai Crazh Rich Tanjung Priok. Nilai kekayaan Sahroni terbilang sangat fantastis.
Mantan sopir bos perusahaan BBM itu dilaporkan memiliki kekayaan mencapai Rp227 miliar. Angka ini berdasakan Laporan Hasil Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 31 Desember 2020.
Nilai ini kemudian bertambah jika merujuk pada laporan 2022. Di LHKPN 2022, kekayaan Sahroni mencapai angka Rp298,8 miliar. Dengan nilai kekayaan ini tak heran jika Sahroni kerap tampil necis di setiap kesempatan.
Menariknya, harta kekayaan yang sekarang ia nikmati merupakan hasil kerja kerasnya. Ia bukan terlahir dari orang kaya. Sahroni merangkak dari bawah hingga sampai di titik seperti sekarang.
Ibunya banting tulang memberikan nafkah dengan berjualan nasi padang. Untuk bisa bertahan hidup, Sahroni muda bekerja serabutan.
Ia diketahui sempat menjadi ojek payung dan juga tukang semir sepatu untuk bisa mendapatkan makan. Keadaan ekonomi Sahroni mulai membaik saat ia bekerja menjadi awak kapal pesiar dengan bertugas menjadi tukang cuci alat masak.
Sahroni kemudian sempat dipercaya oleh atasannya untuk menagih utang seseorang. Ia kemudian diangkat jadi karyawan hingga akhirnya menjadi direktur di perusahaan tersebut.
Baca Juga: Ucapan Blunder Calon Gubernur DKI Kaesang vs Ahmad Sahroni vs RK: Siapa Paling Fatal?
Lewat akun Instagram miliknya, Sahroni sempat unggah sejumlah foto saat wajah dirinya belum glowing seperti saat ini. Sejumlah foto yang ia unggah perlihatkan kondisi Sahroni yang masih sangat kurus, belum terlihat necis seperti sekarang.
Berita Terkait
-
Ucapan Blunder Calon Gubernur DKI Kaesang vs Ahmad Sahroni vs RK: Siapa Paling Fatal?
-
Adu Pesona Feby Belinda vs Atalia Praratya vs Erina Gudono: Istri-istri Calon Gubernur DKI
-
Adu Gurita Bisnis Ahmad Sahroni vs Kaesang: Siapa Calon Gubernur Jakarta Paling Kaya?
-
Ahmad Sahroni Siap Tantang Kaesang di Pilgub DKI: Dia Mau Gak Tuh?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?