Suara.com - Eks bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat ini tengah panen hujatan dari publik lantaran komentarnya mengenai kenaikan harga beras. Kondisi berbeda dialami oleh mantan istrinya, Anne Ratna Mustika atau Ambu Anne.
Politisi partai Golkar itu sedang bahagia-bahagianya. Hal itu terlihat dari postingan Ambu Anne di akun sosial media miliknya. Ambu Anne seperti diketahui sudah menikah lagi dengan sosok pria bernama Iskandar.
Iskandar dan Ambu Anne menikah di Kabupaten Cianjur pada 16 Desember 2023. Iskandar sendiri diketahui seorang duda yang memiliki tiga orang anak.
Baca juga:
Sementara Ambu Anne yang telah bercerai dengan Dedi Mulyadi memiliki dua orang anak. Sebagai pengantin baru, Ambu Anne kerap unggah foto kemesraan dengan Iskandar.
Terbaru, Anne Ratna Mustika unggah foto pernikahannya dengan Iskandar. Pada foto itu Ambu Anne menuliskan kata-kata bijak.
"Menunduk ke bawah itu perlu. Untuk menyadarkan betapa beruntungnya kita ada di posisi sekarang. Bukan ingin menjadi lebih baik dari orang lain tapi aku hanay ingin menjadi lebih baik dari aku yang dulu. Ali bin abi Thalib," tulis Ambu Anne.
Pada postingan lainnya, terlihat Iskandar dan Ambu Anne berfoto dengan kenakan baju berwarna senada. Senyum merekah dipamerkan pengantin baru ini.
Baca juga:
Baca Juga: Dedi Mulyadi Klarifikasi Soal Perbandingan Harga Beras dengan Skincare: Sindir Sosok Ini
"Ada kertas di beri perekat Kertasnya kuat dalamnya hangat. Selamat beraktivitas wahai sahabat. Semoga Seninmu selalu semangat," tulis Ambu Anne.
Sementara itu, mantan suami Ambu Anne tengah jadi perhatian publik. Hal ini lantaran Dedi Mulyadi mengatakan semua orang ribut saat harga beras merangkak naik seolah dunia mau kiamat. Namun saat harga rokok dan skincare naik, tidak ada yang bersuara.
Dedi kemudian malah menyoroti soal pola pikir masyarakat yang harus diubah. Menurutnya kebanyakan masyarakat hidup dalam pola konsumerisme hingga tidak bisa mengatur keuangannya.
“Harga skincare, rokok, HP, motor, baju naik diam saja tetap pada beli, giliran harga beras yang naik ribut semuanya serasa dunia mau kiamat,” ujarnya.
Dedi kemudian memberi contoh soal alokasi dana untuk membeli skincare dan rokok. Menurutnya banyak orang yang mau mengeluarkan uang minimal Rp150.000 per bulan untuk skincare dan Rp20.000 untuk membeli satu bungkus rokok per hari.
Ia lalu mengatakan bahwa dengan jumlah uang sebesar itu seharusnya masyarakat bisa membeli beras minimal 10 kg.
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Klarifikasi Soal Perbandingan Harga Beras dengan Skincare: Sindir Sosok Ini
-
Golkar Buka Pintu Lebar-lebar jika Mau Bergabung: Cocok atau Tidak Cuma Jokowi yang Tahu
-
Berawal Nyaman Berdasi Kuning, Jokowi Tinggalkan Banteng Demi Partai Beringin?
-
Bila JK Ketemuan dengan Megawati, Politisi Senior Golkar: Kami Dorong, Tetapi...
-
Menyingkap Tabir Klenik Soeharto: Antara Fakta Sejarah atau Mitos?
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan
-
Efisiensi Anggaran, Gus Ipul Ajak Pegawai Kemensos Naik Kendaraan Umum hingga Sepeda Sekali Sepekan
-
Viral! Wartawan Diculik dan Diperas Oknum Mengaku Polisi di Bekasi, Saldo Rp13 Juta Ludes
-
Menteri Hukum Serahkan 146 Sertifikat KI, Lindungi Warisan Budaya Bali
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Program KNMP Dongkrak Produktivitas Nelayan hingga Dua Kali Lipat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Naik 500 Persen! Program KNMP Sukses Ciptakan Belasan Lapangan Kerja Baru di Wilayah Pesisir
-
Kemensos Desain Ulang Pola Kerja untuk Efisiensi dan Produktivitas Digital
-
Bekasi Darurat Mutilasi? Menelisik Pola Kejahatan Ekstrem di Balik Tragedi Serang Baru