Suara.com - Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa untuk sementara menggantikan tugas Gibran Rakabuming Raka memimpin nahkoda pemerintahan.
Gibran diketahui terbang ke Inggris dengan agenda sepekan dalam rangka memenuhi undangan dari Duta Besar RI, mulai 3-10 Maret mendatang.
Uniknya, Teguh memilih mengendarai sepeda motor listrik sendirian saat menghadiri sejumlah agenda.
Salah satunya menghadiri launching program sertipikasi elektronik di Kantor ATR/BPN Kota Solo, Senin (4/2/2024) siang.
Dari pantauan Suara.com di lapangan, Teguh datang sekitar pukul 10.30 WIB dengan mengendarai motor listrik warna hitam tanpa ditemani ajudan.
Situasi itu berbeda dengan Gibran Rakabuming Raka yang beraktivitas dengan menggunakan mobil dinas berplat nomor AD 1 A.
Teguh mengungkapkan, memilih mengendarai sepeda motor dinilainya langkah yang tepat untuk memudahkan mobilitas di lapangan.
"Lho saya senang naik motor. Tidak harus pejabat naik mobil," ungkap Teguh kepada Suara.com.
Dia memaparkan, agenda padat juga menjadi pertimbangan untuk mengendarai motor listrik daripada mobil dinas.
Baca Juga: Jan Ethes Punya Tas Seharga Motor, Beda Nasib dari Alam Ganjar Tak Ganti Tas dari SD
"Karena waktunya saya jam 7 rapat lalu geser Hotel Harris jam 8. Jam 9 setengah 10 ke Mangkunegaran terus ke sini (Kantor ATR/BPN Kota Solo). Jam 12 rapat Forkompimda," jelas dia.
Disinggung mengendarai motor listrik karena jalanan Solo mulai macet, Teguh pun memberikan jawaban bijak.
"Solo kok macet? Justru kita harus bersyukur karena ada pergerakan ekonomi. Kita harus membantu, itu enaknya naik apa, lewat mana," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem