Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi sorotan akhir-akhir ini menyusul perolehan suaranya di Pemilu 2024 yang tiba-tiba melejit. Indikasi kecurangan hingga temuan dugaan pengubahan jumlah suara di beberapa TPS muncul di media sosial. Meski belum dipastikan kebenarannya temuan tersebut, PSI mengantongi suara yang cukup pesat untuk tembus ke Senayan.
Ucapan terima kasih pun dilayangkan di Instagram resmi PSI yang diwakili oleh Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie.
"Terima kasih atas kepercayaan rakyat yang telah memberikan suaranya untuk PSI. Mari berjuang bersama kawal penghitungan suara KPU sampai akhir. Kepentingan rakyat di atas segalanya," tuli caption video dikutip, Selasa (5/3/2024).
Baca Juga:
Beda Reaksi Ganjar dan Mahfud MD ke Komentar Gibran di Medsos, Salam Balik vs Cuek
Bukan Ridwan Kamil, Gus Miftah Sebut Sosok Ini Kandidat Terkuat Jadi Gubernur Jabar, Ini Alasannya
Unggahan tersebut justru menuai kritikan. Meski ada dukungan, namun mayoritas netizen mempertanyakan ke rakyat yang mana PSI berterima kasih.
"Terima kasih sama rakyat yang mana?" celetuk salah satu netizen.
"Siapa yang milih PSI coba?" ujar netizen lain ragu.
"Masyarakat yang mana?" sindir lainnya.
"Kok tiba-tiba suaranya naik min?, aku walau di kubu 02 tapi kalau tiba-tiba ada suara goib, jujur aku kecewa sama partai ini," akui netizen lain yang mendukung Prabowo-Gibran.
Bukan tanpa alasan kecurigaan publik dengan naiknya suara PSI yang melejit. Pasalnya, pada akhir Februari lalu, jumlah perolehan suara untuk mencapai ambang batas parliamentary threshold sekitar 2,3 persen. Akhir Februari, merupakan masa di mana penghitungan di tiap TPS sudah selesai dilakukan.
Namun dua pekan setelahnya, tepat pada 3-4 Maret, perolehan suara PSI menanjak tinggi. Publik melihat ada kejanggalan, pasalnya tak mudah untuk satu partai yang dua kali dalam Pemilu sebelumnya kerap gagal mendapat jatah kursi di DPR RI, tiba-tiba cepat mendapat tambahan suara.
Meski begitu, publik banyak mengkritik, namun belum ada laporan yang dilayangkan dengan temuan kejanggalan tersebut.
Berita Terkait
-
Cara Mudah Cek BLT Kesra 2025 Lewat HP, Bantuan Rp900 Ribu Segera Disalurkan
-
Francine PSI Tagih Janji Pramono: kalau Saja Ada CCTV yang Memadai, Mungkin Nasib Alvaro Beda
-
Jokowi Dituding Resmikan Bandara 'Siluman' IMIP, PSI Meradang: Itu Fitnah, Jangan Manipulasi Fakta!
-
Dukung Program Strategis Pemerintah, BRI Terima Penghargaan dari Kementerian IMIPAS
-
Heboh Isu Jokowi Resmikan Bandara IMIP, PSI: Ada yang Memanipulasi Fakta
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
Terkini
-
Tewas Menabrak Pohon, Gary Iskak Diduga Tak Pakai Helm Saat Kecelakaan Tunggal
-
Bobby Nasution Pimpin Langsung Percepatan Evakuasi dan Pembukaan Jalur Darurat di Tapteng
-
Polisi Pastikan Gery Iskak Tewas Akibat Kecelakaan Tunggal saat Mengendarai RX King
-
Kisah Heroik Wali Kota Sibolga Ahmad Syukri: Nekat Jalan Kaki 4 Hari di Tengah Longsor
-
Bercak Darah di Pohon Jadi Saksi Bisu, Ini Kronologi Aktor Gary Iskak Tewas dalam Kecelakaan Maut
-
Polri Buka Posko Bantuan Bencana Demi Pastikan Donasi Tepat Sasaran, Ini Call Center dan Alamatnya
-
Gasak Empat Ponsel, Joki dan Eksekutor Pencuri Rumah Kosong di Mampang Keok Diciduk Resmob!
-
Driver Taksi Rudapaksa Penumpang, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Perempuan Hidup Dalam Rasa Tak Aman
-
BPJS Kesehatan Butuh Dukungan Banyak Pihak untuk Mencegah Terjadinya Fraud JKN
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi