Suara.com - Pengacara Kondang, Hotman Paris dikenal punya banyak asisten pribadi (aspri) cantik. Namun ia mengaku, dari ratusan aspri cantik yang dimilikinya, tak satupun membuatnya naksir.
Hotman Paris lantas menyebut, ada satu sosok perempuan cantik yang justru membuat dia naksir. Perempuan tersebut adalah Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani.
Hal itu disampaikan Hotman Paris lewat unggahan di akun Instagram miliknya.
Saat itu, ia mengunggah momen ketika Sri Mulyani tengah menyanyikan lagu Scorpions berjudul Always Somewhere.
"Hotman naksir! Dia lebih cantik dari 298 aspri Hotman," kata Hotman paris di Instagram, dikutip Selasa.
Dalam video yang diunggah Hotman Paris itu, Sri Mulyani tampak bernyayi sambil diiringi musik. Adapun drumer yang mendampingi Sri Mulyani tak lain adalah sosok Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono (Pak Bas).
Sontak saja, video tersebut menuai beragam komentar warganet. Tak sedikit warganet ikut kagum dengan sosok Sri Mulyani.
"Wanita pintar mmg selalu lebih menarik," komentar warganet.
"Enak banget suaranya, Cantiknya gak ketulungan bang, karena pintar tiada duanya," timpal warganet lain.
Baca Juga: Profil 4 Calon Menkeu Pengganti Sri Mulyani, Prabowo Cari yang 'Sefrekuensi'?
"Ini mah wanita mahal bukan cabe2an," timpal warganet lain lagi.
Adapun Sri Mulyani diketahui memiliki sebuah band bernama Elek Yo Band. Bukan sembarang band, grub musik yang satu ini berisikan para menteri di kabinet Presiden Joko Widodo.
Diketahui, Elek Yo Band merupakan grup musik yang digawangi oleh Menteri Tenaga Kerja Hanif Dakhiri, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.
Elek Yo Band, kerab tampil dalam acara-acara kepresidenan. Bukan cuma itu saja, band yang satu ini juga kerap tampil di acara festival.
Berita Terkait
-
Profil 4 Calon Menkeu Pengganti Sri Mulyani, Prabowo Cari yang 'Sefrekuensi'?
-
4 Profil Calon Menkeu Pilihan Prabowo Subianto, Tak Ada Nama Sri Mulyani
-
Namanya Masuk Bursa Menteri Keuangan Prabowo-Gibran, Wamen Tiko Bilang Begini
-
Prabowo Tak Mau 'Berjudi' Soal Posisi Menkeu, Sebut Jabatan Ini di Atas Politik
-
Media Asing Sebut Prabowo Subianto Incar Sosok Ini Jadi Menkeu, Bukan Sri Mulyani
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?