Suara.com - Meninggalnya tokoh nasional Solihin GP membawa duka bagi banyak orang tak terkecuali para pejabat dan pesohor di negeri. Salah satunya adalah mantan Menteri KKP, Susi Pudjiastuti.
Susi Pudjiastuti mengungkapkan dukanya di platform X tentang meninggalnya Solihin GP. Ia menyebut mendapat duka dan kehilangan yang sangat dalam.
Hal ini karena dirinya dekat dengan mantan gubernur Jawa Barat tersebut dan sudah menganggapnya bapak, kakek, hingga musuh pasea (bertengkar).
“Duka & kehilangan yg sangat dalam untuk kita semua. Untuk saya Bapak Solihin GP adalah bapak, kakak, kakek, sahabat, musuh pasea .. Selamat jalan Bapak .. Teladan & pengabdian Bapak akan selalu diingat banyak orang. Terutama masyarakat Jawa Barat,” tulis Susi Pudjiastuti.
Selain itu Susi punya ingatan yang kuat tentang Solihin GP saat dirinya dilantik sebagai menteri di tahun 2014-2019.
Susi ingat Solihin GP menasihatinya soal penampilan dan sikap. Diantaranya soal rambut, kebaya, sanggul dan pesan untuk tidak korupsi.
“Tidak akan pernah bisa saya lupakan pesan beliau waktu menganyar saya dilantik jadi menteri kabinet kerja 2014 -2019
1. Rambut harus agak hitam rambut saya terlalu merah.. beliau bilang anak aing euweuh anu buukna beureum, 2. Pake Kebaya dan bersanggul, 3. Tidak korupsi, “ tulisnya lagi.
Susi juga mengunggah beberapa foto kenangan dengan Solihin GP dalam berbagai momen.
Baca Juga: Kesedihan Tokoh-tokoh Politik di Pemakaman Solihin GP
Menanggapi unggahan Susi Pudjiastuti ini, warganet pun turut mengucapkan belasungkawa.
“Innalillahi wa inna ilaihirajiun. Turut berduka cita atas meninggalnya sosok yang begitu deket dan berpengaruh bagi Ibu dan masyarakat Jabar,” ujar @ismail**
“Innalillahi wainnaillaihirojiun. Semoga bapak letjend. Solihin GP husnul khotimah. Semua yg bwrjiwa akan kembali kepada pemiliknya. Suwargi langgeng,” ujar @gow***
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Jawab Kritik DPR, Menpar Widiyanti Jelaskan Soal Ratusan Penghargaan Pariwisata
-
Lempar Bom ke Sekolah, Siswa SMP di Kubu Raya Ternyata Terpapar TCC dan Jadi Korban Perundungan
-
Galon Air Minum Tampak Buram dan Kusam? Waspadai Risiko BPA Semakin Tinggi
-
Wamensos Agus Jabo Dorong Peran Aktif Pemda Perbarui Data DTSEN
-
Mahfud MD Tercengang Adies Kadir Tiba-tiba Muncul Jadi Calon Hakim MK: Tapi Itu Tak Melanggar Hukum
-
Kemensos Perkuat Sekolah Rakyat Lewat Sinkronisasi Data 66 Titik ke Dapodik
-
Diselundupkan Lewat Koper, 85.750 Benih Lobster Ilegal Digagalkan di Bandara Soetta
-
Wamen Stella Christie: Indonesia Punya Kesempatan Pimpin Pendidikan Dunia
-
Namanya Masuk Radar Bos OJK, Misbakhun Ogah Berandai-andai
-
Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik