Suara.com - Sebuah video seorang anak remaja yang tengah diciduk oleh polisi yang tengah berpatroli saat larut malam viral di media sosial.
Bukan karena penangkapannya, alasan dari remaja tersebut ketika menjelaskan kepada petugas polisi justru bikin mewek.
Melansir dari akun X atau Twitter @feedemady, Rabu (6/3/2024), video berdurasi sekitar 30 detik itu menampilkan seorang ramaja laki-laki yang tengah menangis ketika diamankan seorang petugas patroli.
Remaja tersebut awalnya berkilah karena ingin pergi keluar. Namun mengingat dirinya tak menggunakan peralatan berkendara secara lengkap dan membahayakan nyawanya, petugas ingin mengamankan untuk diperiksa. Tetapi remaja tersebut mulai menangis ketika ditanyai mengapa di tengah malam masih saja berada di jalanan bukannya beristirahat di dalam rumah
Baca Juga:
Digoda 16 Persen, Ganjar Beri Jawabannya Tak Terduga
"Bapak saya selingkuh mulu," ujar remaja tersebut terisak.
"Bapak kamu kenapa?" tanya petugas polisi.
"Selingkuh mulu, pak," balas anak laki-laki.
"Udah dibilangin sama mamah saya, tetep aja selingkuh mulu. Saya enggak tega pak, mamah saya digamparin mulu sama bapak saya," kata dia yang mulai menangis tersedu-sedu.
"Makanya saya suka keluar, saya bingung mau ikut siapa," ujar dia.
Wajah polisi yang ingin menangkap anak remaja tersebut justru terlihat iba dan hanya membiarkan sang anak menangis.
Unggahan video itu pun banjir komentar. Ada yang ikut iba, namun ada juga yang membalas dengan candan lain.
"Apapun tindak tanduk orang tua, anak bisa jadi korban. Hati-hati para orang tua," ingtkan netizen pertama.
Berita Terkait
-
Rincian Anggaran Pemkot Banjarmasin Viral, Belanja Susu dan Buah Wakil Wali Kota Tembus Rp228 juta
-
Viral Siswi SD di Palembang Jadi Korban Rudapaksa, Alami Kondisi Serius hingga Jalani Operasi
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
Panen Kritikan, Paket Retur COD Diduga Diperjualbelikan Murah Meriah di Jepara
-
Saingi Rudy Mas'ud, Gubernur Sumsel Sewa Helikopter Rp4 Miliar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang
-
Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?