- PSI hari ini membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Makassar, dijadwalkan mulai pukul 12.00 siang.
- Dalam Rakernas tersebut, PSI berencana mengumumkan bergabungnya kader baru, termasuk elite eks NasDem, Rusdi Masse.
- Fokus utama Rakernas ini adalah konsolidasi penyiapan struktur internal partai untuk menyongsong arah ke depan.
Suara.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dijadwalkan membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada hari ini. Dalam rangkaian acara tersebut, PSI disebut bakal mengumumkan sejumlah kader baru yang bergabung, salah satunya eks elite Partai NasDem, Rusdi Masse.
"Ya, rencananya seperti itu (pengumuman kader baru)," kata Ketua DPP PSI Bestari Barus kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).
Kendati demikian, Bestari belum mau mengungkap jabatan yang bakal diemban Rusdi Masse nantinya di PSI.
"DPW kan sudah ada putra beliau, Bung Gandhi ya. Jadi saya kira beliau akan di DPP bersama-sama kita gitu," katanya.
"Hehe, nanti juga pasti akan diumumkan bahwa bergabung dan kemudian ditugasi apa oleh ini. Yang penting hari ini adalah kita selesaikan Rakernas kita," sambungnya.
Bestari menyampaikan pembukaan Rakernas dijadwalkan berlangsung pada pukul 12.00 siang. Rakernas sendiri digelar di Makassar.
"Kita pembukaan jam 12, kemudian ada prosesi-prosesi, ya sebelum sore sudah selesai nanti itu, dan banyak tokoh lain yang juga hadir, nanti kita lihat bagaimana formulanya gitu, biar ada kejutan. Kejutan terus kemudian kejutan lagi," katanya.
Lebih lanjut, terkait penutupan Rakernas yang akan digelar lusa, Bestari menyebut kegiatan tersebut hanya akan berfokus pada agenda internal partai.
"Kita konsentrasi pada internal saja, tidak melebar, karena konsentrasi kita pada hari ini adalah Rakernas ini betul-betul tertuju kepada penyiapan struktur, belum pemenangan Pemilu," ujarnya.
Baca Juga: PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
"Nanti setelah struktur selesai kita akan lanjut lagi dengan Rakernas berikutnya, Rakernas kedua. Jadi ini konsolidasi strukturlah kira-kira begitu untuk menyatukan pemahaman tentang arah perjalanan daripada partai ini ke depan menyongsong 2029," sambungnya.
Berita Terkait
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
Rusdi Masse Mundur, NasDem Siapkan Pengganti Pimpinan Komisi III dan Tunjuk Ketua DPW Baru
-
PSI Gaspol Konsolidasi Jelang Rakernas Makassar, Program Disatukan Bareng Relawan Jokowi
-
Grace Natalie Tegaskan Dukungan PSI untuk Prabowo 2 Periode, Bantah Isu Retak Hubungan dengan Jokowi
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
Terkini
-
MBG Tetap Dibagikan Selama Ramadan, BGN: Menu Kurma Hingga Telur Rebus
-
Curhat Chiki Fawzi Soal Ketidakpastian Petugas Haji: Saya Juga Bingung, Padahal Sudah Packing
-
Momen Amarah Jenderal ke Kapolres Sleman Pecah di DPR: Kalau Saya Kapolda, Saya Berhentikan Kamu!
-
Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung Ditawari Sewa Rusun Milik Pemprov DKI
-
Sering Lihat Ibu Jadi Sasaran KDRT, Siswa SMA di Karawang Habisi Ayah Sendiri Usai Mimpi Buruk
-
Kali Cakung Meluap, Ratusan Rumah Warga Terendam Banjir
-
Aktivitas Semeru Kembali Meningkat, Dua Kali Erupsi di Kamis Pagi
-
Buntut Ucapan 'Tuyul-tuyul', Roy Suryo dan Ahmad Khozinudin Kembali Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
-
Jakarta 'Tenggelam' Lagi, 20 RT dan 5 Jalan Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter
-
Sikat Banjir Jakarta, Pramono Anung Kebut Normalisasi Ciliwung yang Sempat Mandek