Suara.com - Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini membalas tudingan netizen yang menyebut Solo Safari merupakan proyek dari pemerintah pusat.
Awalnya, Gibran mengunggah di akun X miliknya mengenai pembangunan Solo Safari fase 2 yang telah selesai. Cawapres nomor urut 02 tersebut juga menuliskan mengenai banyaknya wahana di bagian Solo Safari terbaru tersebut.
Solo Safari merupakan revitalisasi dari Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) yang dilakukan oleh Taman Safari Group. Kebun binatang kini tampil menjadi lebih modern dengan wahana yang berbeda.
Baca Juga:
- Erina Gudono Ramaikan Bursa Pilkada Sleman, Begini Respons Ganjar-Mahfud
- Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa, Gibran Banjir Panggilan 'Mas Wapres'
- Tawuran Suporter Persija Jakarta Vs Persib Bandung Pecah di Ciracas
Unggahan Gibran tersebut mendapat banyak respons dari warganet. Tidak terkecuali komentar negatif terkait pembangunan Solo Safari.
"Proyek pusar tp dana nya jg dr pusat, biar kliatan kerja Awokwokwok... @gibran_tweet," tulis warganet.
Rupanya, komentar warganet tersebut langsung dibalas oleh Gibran di akun X miliknya.
"Solo safari bukan proyek pusat dan tidak menggunakan apbn," cuit Gibran.
Warganet lainnya ikut juga mengomentari balasan Gibran tersebut. Banyak yang mengingatkan suami Selvi Ananda tersebut agar tidak lupa sahur.
Baca Juga: Beda 38.249 Suara, Prabowo-Gibran Unggul Tipis dari Anies-Muhaimin di Jakarta
"sahur dulu mas," komentar akun @hha****.
"Mas Wapres/wali ini kerjasama dgn Taman Safari kan? Klo mau buka di Bandung gimana ya mas? Selamat sahur Mas Wapres," komentar akun @afc*****.
"Solo banyak dpt suntikan apbn ya?," sahut akun @tia****.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Waspada Tren 'Whip Pink, Kepala BNN Singgung Risiko Kematian: Secara Regulasi Belum Masuk Narkotika
-
Anggaran Mitigasi Terbatas, BNPB Blak-blakan di DPR Andalkan Pinjaman Luar Negeri Rp949 Miliar
-
Berduka dari Abu Dhabi, Megawati Kenang Kesederhanaan Keluarga Jenderal Hoegeng dan Eyang Meri
-
KPK Panggil Eks Dirut Pertamina Elisa Massa Manik Terkait Kasus Jual Beli Gas PGN
-
Kolegium Dokter Harus Independen! MGBKI Kritik Kemenkes 'Kaburkan' Putusan Penting Ini
-
Wamensos Beberkan Rincian Bantuan Bencana Sumatra: Santunan Rp15 Juta hingga Modal Usaha Rp5 Juta
-
Kemensos Gelontorkan Rp13,7 Miliar Tangani Puluhan Bencana di Awal Tahun 2026
-
Kemensos Catat 37 Kejadian Bencana di Awal 2026, Banjir Masih Jadi Ancaman Utama