Suara.com - Desas-desus Ridwan Kamil maju di Pilgub Jakarta kian kencang dalam beberapa hari terakhir. Mantan Gubernur Jawa Barat itu masuk dalam bursa calon Gubernur DKI Jakarta.
Pengamat politik M. Qodari menilai Ridwan Kamil justru lebih baik maju kembali di Pilgub Jawa Barat daripada hijrah ke DKI Jakarta.
Bahkan, dia mengibaratkan Ridwan Kamil sebagai bek Mhancester United Harry Maguiare bila maju Pilgub DKI Jakarta.
Baca Juga:
- Kantor hingga Rumah Digeledah, Uang Puluhan Miliar Milik Crazy Rich Helena Lim Disita Kejagung
- Polemik Penggusuran Rumah Warga di IKN, Said Didu: Bapak Presiden Semoga Masih Punya Nasionalisme
- Mantan Istri Dedi Mulyadi Bagikan Momen Persiapkan Menu Buka Puasa Pertama: Bareng Suami Baru
"Jadi begini, kalau Ridwan Kamil itu masuk Jakarta dia akan jadi Harry Maguire, Flop. Iya dong, Karena harus dikatakan bahwa basis Ridwan Kamil itu ada di Jawa Barat," ujar Qodari dikutip dari kanal YouTube NALAR TV Indonesia pada Sabtu (16/3/2024).
Ridwan Kamil memang masih memiliki kans untuk menjadi Gubernur Jawa Barat, karena baru menjabat satu periode.
Menurut Qodari, kans untuk menang lagi bila maju di Pilgub Jawa Barat sangat terbuka lebar. Karena itu, daripada coba-coba maju Pilkada Jakarta mending tetap di Jabar.
"Pilkada kok dicoba-coba kan gitu, ngapain dia lari ke Jakarta sementara Jawa Barat sendiri dia punya potensi yang sangat besar. Itu potensi," katanya.
Qodari menyebut Pilgub Jabar memiliki gengsi yang cukup besar. Tentu memimpin provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia tidak lah mudah.
Baca Juga: Dari Anies, Ahok, Kaesang Hingga Ridwan Kamil Mulai Masuk Bursa Pilgub Jakarta, Siapa yang Pasti?
"Kalau kita bicara Pilpres 2024 sebetulnya saya melihat Jawa Barat nggak kalah seksinya dibanding dengan DKI. Pada hari ini provinsi dengan penduduk dan pemilih terbesar adalah Jawa Barat," katanya.
Dia sepakat, dengan fakta tersebut tidak perlu maju menjadi Gubernur DKI Jakarta untuk mendapat tiket di Pilpres selanjutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
Terkini
-
KPK Panggil 6 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pajak, Mayoritas Berasal dari PT Wanatiara Persada
-
Guru Honorer Ngadu ke DPR: Sulit Masuk Dapodik hingga Jadi Kurir Laundry Demi Tambah Penghasilan
-
Prabowo ke Pramono: Saya Dukung Sebagai Gubernur, Nanti 2029 Ya Terserah
-
Prabowo Gagas Program 'Gentengisasi': Atap Indonesia Pakai Genteng, KMP Merah Putih Jadi Motornya
-
Jelang Imlek dan Ramadan 2026, Stok Pangan Jakarta Diklaim Aman Meski Permintaan Telur Ayam Melonjak
-
Prabowo: Kalau Gerindra Brengsek, Gerindra Pun Saya Tangkap
-
Prabowo Sorot Semrawutnya Kota Balikpapan, Banjarmasin hingga Bogor: Tak Ada Bedanya, Isinya Spanduk
-
KPK Panggil Eks-Direktur Keselamatan Perkeretaapian, Kasus Korupsi DJKA Jatim Makin Memanas!
-
Tragis! Eks Sekjen Pordasi DKI Dianiaya Sepekan Sebelum Ditemukan Tewas di Gumuk Pasir Bantul
-
Tak Terima Diminta Jubir KPK untuk Fokus Jalani Sidang, Noel: Juru Nyinyir!