Keesokan harinya, Kurnia Meiga berteriak-teriak mengaku kepalanya sangat pusing dan penglihatannya sudah tak lagi jelas. Azhiera kemudian membawa Kurnia Meiga ke salah satu rumah sakit mata di Malang.
"Sudah divonis dokter ada pembengkakan saraf. Jadi sudah tidak bisa disembuhkan," ungkap Azhiera.
Azhiera lebih lanjut menceritakan bahwa Kurnia Meiga juga membantah minum alkohol saat diperiksa dokter spesialis mata yang dikirim oleh ketum PSSI Erick Thohir.
"Bukan dokter malahan tapi Profesor Mata. Langsung ditanya 'Mas Meiga minum alkohol?' Dia jawabnya 'nggak minum'," ucap Azhiera.
Azhiera tak habis pikir mengapa mantan suaminya itu tetap bersikeras tak mengakui bahwa doyan minum alkohol yang menyebabkan masalah di matanya. Padahal kata Azhiera, dokter tidak bisa dibohongin dengan fakta medis yang ada.
"Padahal dokter paham kan nggak mungkin bisa dibohongi. Dia memberi penjelasan kalau ada syaraf yang sudah terkontaminasi alkohol. Tapi Meiga bilangnya gak minum alkohol," sambung Azhiera.
Berita Terkait
-
Kurnia Meiga Keukeuh Bantah Konsumsi Miras, Dokter Skak Mat dengan Fakta Medis
-
Bakal Bertarung Sengit, Bagaimana Perbandingan Kekuatan Timnas Indonesia dan Vietnam?
-
Apes! Pemain Vietnam yang Ledek Timnas Indonesia Harus Alami Nasib Tragis
-
Persebaya Belum Lepas Toni Firmansyah ke Timnas Indonesia, Paul Munster: Saya Butuh Dia untuk Hadapi Arema FC!
-
Meski Sudah WNI, Bukan Berarti Thom Haye dan Oratmangoen Bisa Dimainkan Lawan Vietnam
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
Terkini
-
Permintaan Global Meningkat, Wamentan Sudaryono: RI Siap Ekspor 1,5 Juta Ton Pupuk
-
Eks Dirut Indofarma Divonis 13 Tahun, Koalisi #BebaskanArief Sebut Ada Kriminalisasi Hukum
-
Kasus Mens Rea: Pandji Pragiwaksono Temui Pelapor di Polda Metro Jaya, Ini Hasil Pertemuannya
-
Ketimbang Tambah Utang Luar Negeri, Ekonom UMY Minta Prabowo Pangkas Gaji Pejabat
-
Geger! Penyamaran Rey Terbongkar di Malam Pertama, Intan Laporkan Kasus Nikah Sesama Jenis di Malang
-
Moeldoko: Pakai Mobil Listrik Lebih Hemat, Biaya BBM dari Rp 6 Juta Jadi Rp 800 Ribu
-
HOAKS! Donald Trump Provokasi Masyarakat Indonesia yang Sunni agar Tak Dukung Iran
-
DPRD DKI Kritik Perizinan Rumah Ibadah di Jakarta yang Masih Berlarut-Larut
-
Jalankan Instruksi Prabowo, Kemnaker Siap Perluas Program Magang ke Luar Negeri
-
Siasat Ngirit KSAU: Pesawat Tempur Latihan Sambil Patroli, Hemat BBM Tanpa Kurangi Pengawasan