Suara.com - Sejumlah pemuda di Tanjung Priok, Jakarta Utara diserang kelompok bersenjata tajam saat tengah asik nongkrong di gang Jalan Baharui IV. Peristiwa ini terekam kamera hingga videonya viral di media sosial.
Video terkait peristiwa tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @jakut.info. Dalam keterangannya dijelaskan terjadi pada Selasa (19/3/2024) malam sekira pukul 23.04 WIB.
"Tujuh motor yang membawa senjata tajam datang dari arah Pasar Warakas," tulisnya.
Terlihat dalam video pelaku yang datang menggunakan sepeda motor itu langsung melakukan penyerangan. Beberapa korban yang panik lari kocar-kacir hingga terjatuh dan dibacok pelaku menggunakan senjata tajam.
Kapolsek Tanjung Priok Kompol Nazirwan membenarkan adanya kejadian ini.
Dia menyebut kedua korban dan pelaku terindentifikasi merupakan kelompok pemuda setempat.
"Korban dan beberapa pelaku yang terindentifikasi merupakan tetangga dan teman sekolah korban," kata Nazirwan kepada wartawan, Rabu (20/3/2024).
Nazirwan juga mengungkap berdasar hasil pendalaman sementara diketahui ada satu pemuda yang terluka dalam peristiwa ini. Namun, korban belum membuat laporan lantaran pihak keluarga dan lingkungan setempat ingin menyelesaikannya secara kekeluargaan.
"Ada yang luka dengan tiga jahitan. Untuk para pihak belum membuat laporan polisi dan perangkat lingkungan dalam hal ini RT minta agar permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan," pungkasnya.
Baca Juga: Bakal Maju di Pilgub DKI Jakarta, Ini Alasan Ahmad Sahroni Disebut Crazy Rich Tanjung Priok
Tag
Berita Terkait
-
Bakal Maju di Pilgub DKI Jakarta, Ini Alasan Ahmad Sahroni Disebut Crazy Rich Tanjung Priok
-
Gegara Utang Rp300 Ribu Paman di Tanjung Priok Bunuh Keponakan, Kematiannya Direkayasa Akibat Kebakaran
-
Crazy Rich Tanjung Priok Nggak Terima Pernyataan KSP: Ada Masalah Sama Bapak Saya?
-
Diduga Kelelahan, Petugas KPS Tanjung Priok Ketiduran Sampai Terjatuh dari Kursi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Studi Oxford: Hampir Separuh Penduduk Dunia Terancam Panas Ekstrem pada 2050
-
Diduga Adu Kecepatan, 4 Fakta SUV Mewah Jetour T2 hangus Terbakar Usai Ditabrak BMW di Tol Jagorawi
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku