Suara.com - Prabowo Subianto turut menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi usai dirinya bersama Gibran Rakabuming Raka secara resmi memenangkan Pilpres 2024. Lantas, apakah segera ada pertemuan antara Prabowo-Gibran dengan Jokowi?
Menanggapi pertanyaan itu, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani belum memberikan jawaban pasti.
Ia sekadar menegaskan bahwa Prabowo dan Jokowi hari-hari bertemu. Mengingat hubungan keduanya sebagai menteri dengan presiden.
"Pak Prabowo kan hari-hari ketemu Pak Jokowi," kata Muzani usai mendampingi Prabowo sambutan menanggapi rekapitulasi suara oleh KPU.
Seperti diketahui, Prabowo mengumpulkan jajaran ketua umum Koalisi Indonesia Maju di kediamannya di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu malam.
Sementara itu, merespons pertanyaan terkait peluang Prabowo-Jokowi bertemu hari ini, Muzani menegaskan sekaligus posisi Jokowi saat ini yang sedang kunjungan kerja ke Kalimantan.
"Pak Jokowi sekarang masih sedang ada di Kalimantan," ujarnya.
Diketahui, Jokowi hari ini meninjau RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, Kota Pontianak, Kalimantan Barat.
Terima Kasih ke Jokowi
Baca Juga: Prabowo-Gibran Menang Pilpres, Habib Rizieq: Kita Hormati yang Menang tapi...
Sebelumnya, Prabowo menyampaikan terima kasih kepada seluruh rakyat atas perolehan suara yang membuat dirinya unggul di Pilpres 2024. Prabowo tidak lupa juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi setelah dirinya bersama Cawapres Gibran Rakabuming Raka dinyatakan sebagai pemenang oleh KPU RI.
Ucapan terima kasih kepada Jokowi itu disampaikan Prabowo dalam sambutannya menanggapi pengumuman rekapitulasi suara oleh Komisi Pemilihan Umum, Rabu malam.
Sambutan disampaikan Prabowo di depan kediamannya di Jalan Kertanegara Nomor IV, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Mendampingi Prabowo, jajaran ketua umum dan sekjen partai Koalisi Indonesia Maju (KIM) turut hadir.
"Saya ingin juga menyampaikan terima kasih saya dan penghargaan saya yang sebesar-besarnya kepada Presiden RI Pak Joko Widodo," kata Prabowo, Rabu (20/3/2024).
Prabowo lantas mengungkit terkait ajakan relonsiliasi dari Jokowi pada Pilpres 2019. Diketahui keduanya menjadi rival, tetapi kemudian, setelah rekonsilisasi, Jokowi mengajak Prabowo masuk di kabinet sebagai menteri pertahanan.
"Dengan kenegarawanan beliau telah memberi contoh rekonsiliasi besar, lawan beliau sekian tahun, sepuluh tahun ya, beliau rangkul dan bahkan beliau yang juga sangat besar mendorong saya, sehingga hari ini saya mendapat mandat dari rakyat," kata Prabowo
Berita Terkait
-
Prabowo-Gibran Menang Pilpres, Habib Rizieq: Kita Hormati yang Menang tapi...
-
Prabowo-Gibran Menang, Dahnil Sampaikan Terima Kasih ke Anies dan Ganjar
-
Anies Respons Ucapan Selamat Surya Paloh Ke Prabowo Dan Terima Hasil Pemilu
-
TKN Sanjung Surya Paloh Terima Hasil Pilpres 2024, Tunggu Sikap Elite Parpol Lain
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland