Suara.com - Suami artis Sandra Dewi, Harvey Moeis malam ini, Rabu (27/3) ditahan Kejaksaan Agung. Harvey ditahan di kasus korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan atau IUP PT Timah Tbk 2015-2022.
Harvey bersama dengan 15 tersangka lainnya, termasuk crazy rich PIK, Helena Lim diduga melakukan persekongkolan jahat dan merugikan negara mencapai Rp271 triliun.
Saat sang suami ditahan oleh Kejaksaan Agung per hari ini, Sandra Dewi terpantau langsung menutup kolom komentar akun Instagram miliknya. Sejumlah postingan Sandra Dewi terpantau tidak bisa dikomentari netizen.
Baca juga:
Namun Sandra Dewi terlihat masih unggah story di akun Instagram miliknya. Sejumlah story yang diunggah Sandra Dewi mayoritas merupakan produk endorse.
Postingan produk endrose juga masih terlihat di reel akun Instagram Sandra Dewi. Postingan terakhir misalnya, Sandra Dewi membuat iklan tentang produk kewanitaan.
Selain itu, Sandra Dewi pada hari ini juga posting produk iklan perhiasan emas. Hal sama juga dilakukan Sandra Dewi di postingan kemarin, Selasa 26 Maret 2024.
Pada 8 November 2016 Sandra Dewi menikah dengan pengusaha sukses Harvey Moeis setelah berpacaran selama 3 tahun di Gereja Katedral, Jakarta dan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Pada tanggal 14 November 2016 Sandra Dewi menggelar resepsi privat dan mewah di Disneyland Tokyo.
Baca Juga: Ditetapkan Kejagung Jadi Tersangka Korupsi, Ini Detik-detik Harvey Moeis Digiring ke Mobil Tahanan
Baca juga:
Pernikahan Sandra Dewi dan Harvey Moeis adalah pernikahan selebritas pertama yang disiarkan live di Facebook dan begitu banyak mendapat respons pujian positif dari masyaraka
Kejaksaan Agung menetapkan Harvey Moeis yang merupakan pemegang saham PT Refined Bangka Tin (RBT) ini sebagai tersangka dilakukan setelah memperoleh alat bukti yang cukup.
Sebelumnya dalam kasus yang sama, Kejagung RI telah menetapkan Helena Lim, Crazy Rich Pantai Indah Kapuk, sebagai tersangka dalam kasus ini.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik) Jampidsus Kejaksaan Agung, Kuntadi mengungkap peran Helena Lim dalam kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan atau IUP PT Timah Tbk 2015-2022.
Sebagai Manajer PT QSE, Helena Lim kuat diduga memberikan bantuan mengelola hasil tindak pidana kerja sama penyewaan peralatan proses peleburan timah.
Berita Terkait
-
Ditetapkan Kejagung Jadi Tersangka Korupsi, Ini Detik-detik Harvey Moeis Digiring ke Mobil Tahanan
-
Intip Isi Garasi Harvey Moeis, Suami Sandra Dewi yang Ditahan Kasus Korupsi
-
Jadi Tersangka dan Ditahan, Suami Sandra Dewi Harvey Moeis Ternyata Ikut Fasilitasi Pertambangan Liar di PT Timah
-
Harvey Moeis Suami Sandra Dewi Jadi Tersangka Korupsi, Langsung Ditahan di Rutan Salemba
-
Harvey Moeis Suami Sandra Dewi Ditahan Kasus Korupsi Timah
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?