Suara.com - Suami Sandra Dewi, Harvey Moies tersandung kasus korupsi timah. Harvey saat ini mendekam di penjara setelah Kejaksaan Agung menetapkan ia menjadi tersangka.
Harvey bersama dengan 15 tersangka lainnya, termasuk crazy rich PIK, Helena Lim diduga melakukan persekongkolan jahat dan merugikan negara mencapai Rp271 triliun.
Imbas dari kasus korupsi ini, rekam jejak Harvey dan istri Sandra Dewi beserta keluarga besarnya jadi sorotan publik.
Baca juga:
Pada 8 November 2016 Sandra Dewi menikah dengan pengusaha sukses Harvey Moeis setelah berpacaran selama 3 tahun di Gereja Katedral, Jakarta dan dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Pada tanggal 14 November 2016 Sandra Dewi menggelar resepsi privat dan mewah di Disneyland Tokyo.
Harvey adalah anak pasangan Hayong Moeis dan Irma Silviani. Orang tua Harvey bukan sosok sembarangan. Mereka adalah pengusaha tambang, namun Hayong diketahui telah meninggal dunia akibat penyakit kanker.
Kepergian suami membuat Irma harus menjadi orang tua tunggal untuk Harvey dan keempat saudaranya. Sebagai seorang nenek, Irma begitu sayang dan perhatian dengan anak Sandra Dewi.
Beberapa waktu lalu Sandra Dewi sempat unggah momen saat salah satu anaknya, Rafa tengah bersama sang nenek. Di momen itu, Rafa diajak makan oleh Irma.
Baca Juga: Suami Tersandung Kasus Korupsi Rp271 Triliun, Intip 7 Koleksi Tas Mewah Sandra Dewi
Namun karena masih anak-anak, nafsu makan Rafa sedang tidak nafsu makan. Rafa pada unggahan Sandra Dewi itu hanya mau makan cemilan. Kondisi ini membuat Irma memberikan komentar.
"Kata emmanya (grandma) kayak orang nggak pernah dikasih makan, makan nasi, mie, bakso, roti, tapi nggak gendut (emoji tertawa)," tulis caption unggahan tersebut.
Pada video unggahan Sandra Dewi, terdengar Irma mengatakan, "Ini kalau orang tidak ada uang, tidak dikasih makan, sampai rakus begitu hahaha," kata ibunda Harvey.
Kasus Korupsi Harvey Moies
Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menetapkan Harvey Moeis sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi tata niaga timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 hingga 2022.
“Tim penyidik memandang telah cukup alat bukti sehingga kami tingkatkan statusnya sebagai tersangka, yaitu saudara HM selaku perpanjangan tangan dari PT RBT,” kata Direktur Penyidikan Jampidsus Kejaksaan Agung Kuntadi, di Jakarta, Rabu dikutip dari Antara.
Berita Terkait
-
Suami Tersandung Kasus Korupsi Rp271 Triliun, Intip 7 Koleksi Tas Mewah Sandra Dewi
-
Jadi Makelar Timah, Ini Deretan Bisnis Tambang Suami Sandra Dewi yang Baru Jadi Tersangka
-
Profil Harvey Moeis yang Jadi Tersangka Korupsi, Suami Sandra Dewi Kuasai Tambang di Bangka Belitung
-
Cerita Harvey Moeis Bagi-bagi THR Bernilai Fantastis, Sampai Bikin ART Resign
-
Intip Gurita Bisnis Sandra Dewi, Kini Suaminya Jadi Tersangka Kasus Korupsi PT Timah
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
Terkini
-
Kisah Heroik Wali Kota Sibolga Ahmad Syukri: Nekat Jalan Kaki 4 Hari di Tengah Longsor
-
Bercak Darah di Pohon Jadi Saksi Bisu, Ini Kronologi Aktor Gary Iskak Tewas dalam Kecelakaan Maut
-
Polri Buka Posko Bantuan Bencana Demi Pastikan Donasi Tepat Sasaran, Ini Call Center dan Alamatnya
-
Gasak Empat Ponsel, Joki dan Eksekutor Pencuri Rumah Kosong di Mampang Keok Diciduk Resmob!
-
Driver Taksi Rudapaksa Penumpang, DPR: Negara Tak Boleh Biarkan Perempuan Hidup Dalam Rasa Tak Aman
-
BPJS Kesehatan Butuh Dukungan Banyak Pihak untuk Mencegah Terjadinya Fraud JKN
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Program JKN Sukses, Delegasi Afrika Datangi BPJS Kesehatan untuk Belajar
-
Tangguh Jaga Inflasi 2025, Pemprov Jateng Pertahankan Prestasi TPID Terbaik Tingkat Provinsi
-
Longsor Susulan di Silaiang Bawah, 1 Prajurit TNI AD Gugur dan 2 Hilang saat Evakuasi!