Suara.com - Kasus korupsi yang menyeret suami Sandra Dewi, Harvey Moeis kini tengah menjadi perhatian publik. Belakangan kembali viral pernyataan Mahfud MD terkait dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk 2015-2022 tersebut.
Ketika masih menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD pernah menyinggung soal korupsi di pertambangan. Mengutip perkataan mantan ketua KPK, Abraham Samad.
"Saya kan cerita bahwa pada tahun 2013, 2014. Jejak digitalnya nanti dicari aja di Google pasti masih ada. Itu ada informasi dari Kepala PPATK waktu itu Abraham Samad," ungkap Mahfud MD dikutip dari unggahan akun instagram @undercover.id pada Jumat (29/3/2024).
Menurut Abraham Samad, kata Mahfud MD, jika celah korupsi di pertambangan bisa dihapuskan, maka masing-masing penduduk Indonesia bisa mendapatkan uang tunai senilai Rp20 juta tanpa bekerja.
"Kalau saja di dunia pertambangan ini kita bisa menghapus celah-celah korupsi. Maka setiap kepala orang Indonesia itu, setiap bulan akan mendapat uang Rp20 juta rupiah tanpa kerja apapun. 20 juta sebulan gratis dari negara," kata Mahfud MD menirukan perkataan Abraham Samad.
Sontak saya, pernyataan Mahfud MD itupun menuai beragam komentar warganet. Tak sedikit pula warganet yang justru mempertanyakan kinerja Mahfud MD lntaran dianggap tidak berupaya memberantas korupsi di pertambangan.
"Pak Mahmud kan punya Power ya waktu pas jadi menteri kenapa ga di basmi ya ?," komentar warganet.
"Tapi kenapa pak Mahfud ga bisa basmi ya selagi jadi menteri," timpal warganet lainya.
Baca Juga: Cerita Sandra Dewi 'Ngemis' Minta Dicomblangin dengan Harvey Moeis, Kini Jadi Tersangka Kasus Timah
Abraham Samad sendiri pernah memeparkan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh KPK demi menutup celah korupsi di pertambangan. Diantaranya menjalin koordinasi dengan kepolisian dan kejaksaan.
KPK juga melakukan supervisi perbaikan di sektor sumber daya alam, khususnya pertambangan demi mengetahui persoalannya.
Adapun Kejaksaan Agung (Kejagung) telah menetapkan 16 tersangka yang terlibat dalam kasus korupsi timah ini. Dari 16 tersangka, dua nama adalah sosok yang cukup dikenal publik yaitu Harvey Moeis, suami artis Sandra Dewi dan Helena Lim, crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK).
Akibat perbuatan para tersangka, kerugian negara diperkirkan mencapai Rp271 triliun.
Berita Terkait
-
Cerita Sandra Dewi 'Ngemis' Minta Dicomblangin dengan Harvey Moeis, Kini Jadi Tersangka Kasus Timah
-
Salah Sasaran Warganet Akibat Kasus Harvey Moeis, Dewi Sandra Tulis Pesan Adem
-
Pilihan Politik Sandra Dewi Ikut Dibongkar Publik Lantaran Suami Terjerat Kasus Korupsi, Ternyata Pendukung Paslon 01?
-
Bikin Heboh, Ridwan Kamil Ingatkan Sandra Dewi dan Dewi Sandra Beda Orang
-
Momen Sandra Dewi Pamer Rumah Mewah Viral Lagi: Cerita Cinderella di Istana Cukup sampai di Sini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Kasus Dugaan Gratifikasi Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Imigrasi Jakarta Pusat
-
Purbaya Akui Masih Deg-degan Meski Industri Otomotif RI Tumbuh per Juni 2026
-
Sudah Dibuka Hari Ini! Jadwal Pendaftaran Upacara di Istana 2026, Cek Link Resmi dan Cara Daftarnya
-
Negara Agraris Tanpa Regenerasi Petani, Sampai Kapan?
-
Marc Ter Stegen Resmi Direkrut Ajax, Jordi Cruyff Bakal Buang Maarten Paes?
-
Kasus Yusrizal Pasien BPJS: Ketika Empati Tak Bisa Ditawar dalam Profesi Dokter
-
Bromo Membara di Blok Bantengan: Jalur Jemplang-Senduro Ditutup
-
Greenpeace Bantah Bahlil, Sebut Raja Ampat Masih Terancam Ekspansi Tambang Nikel
-
10 Mobil Bekas di Bawah 100 Juta untuk Keluarga, dari yang Irit hingga Jagoan Tanjakan
-
Yang Mana Duluan, Bedak Tabur atau Bedak Padat? Ini Urutan Pemakaian yang Benar