Suara.com - Video Kaesang Pangarep bersama sosok crazy rich PIK Helena Lim mendadak hilang di media sosial (medsos).
Diketahui, Helena Lim ditetapkan sebagai salah satu tersangka kasus dugaan korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022.
Video podcast ini sebenarnya sempat diunggah di kanal YouTube Kaesang Pangarep by GK Hebat. Namun seiring kasus dugaan korupsi ini mencuat, video ini mendadak hilang.
Hal ini membuat publik bertanya-tanya. Pegiat media sosial Jhon Sitorus juga ikut mempertanyakan terkait video tersebut.
Baca Juga : Sama-Sama Ditangkap, Ini Hubungan Harvey Moeis dan Helena Lim dalam Kasus Timah
"Video Ketua PSI, Kaesang Pangarep bersama Koruptor 271 Triliun, Helena Lim tidak terlihat lagi alias dihapus. Kenapa dihapus ya kira-kira?," tulisnya di akun X @Miduk17, dilihat Minggu (31/3/2024).
Jhon mengatakan rakyat makin curiga karena jika dihapus berarti ada sesuatu yang harus ditutupi.
"Apakah ada hubungan ketum PSI dengan dugaan korupsi tersebut? Apakah ada hubungannya dengan Jokowi? Publik bisa bertanya-tanya dan berspekulasi," ucap Jhon.
"Kalau saya sih coba berpikir positif aja. Mungkin videonya ada kontrak tayang, jadi harus dihapus karena sudah kadaluwarsa," sambungnya.
Bukan hanya Jhon Sitorus, warganet lain pun ikut bertanya-tanya mengapa video Kaesang dan Helena Lim dihapus.
"Videonya hilang," tulis warganet sembari tertawa.
Baca Juga : Korupsi Rp271 T Bareng Harvey Moeis, Helena Lim Akui Bisa Kaya Gegara 'Curangi' Bank
"Kenapa dihapus? Bisa menjadi bukti," imbuh warganet lainnya.
"Baunya ke dana baliho yang melimpah dari Sabang sampai Merauke," sindir warganet.
Berita Terkait
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Resmi! Kaesang Umumkan Anggota DPD RI Bustami Zainudin Gabung PSI
-
Kaesang Dorong PSI Lampung Kolaborasi dengan Parpol Lain, Songsong Pemilu 2029
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar