Suara.com - Masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kasus mega korupsi yang menyeret suami artis Sandra Dewi, Harvey Moeis.
Harvey Moeis terseret kasus korupsi tata niaga timah wilayah izin Usaha Pertambangan atau IUP di PT Timah Tbk sejak tahun 2015 sampai 2022.
Akibat korupsi yang dilakukan, keduanya ditaksir merugikan negara hingga Rp271 triliun.
Baca Juga:
Harvey Moeis Bernasib Tragis Gegara Korupsi: Tidur di Sel Isolasi, Tak Bisa Dibesuk Sandra Dewi
Dibalik Glamournya Hidup Sandra Dewi, Ungkap Pernah Hidup Susah dengan Uang Jajan Rp1000
Tak hanya sendirian, Harvey Moeis dan Helena Lim juga diketahui menjadi tersangka atas kasus korupsi tersebut.
Kini, tak sedikit warganet yang berandai-andai uang Rp271 triliun itu bisa dipakai atau digunakan untuk membeli apa saja.
Salah satunya diunggah seorang netizen dengan akun Instagram @janjimanis.up yang dilansir Suara.com, Senin (1/4/2024).
Baca Juga: Bukan Kaya Jalur Suami, Sandra Dewi Punya Pekerjaan Mentereng sebelum Dinikahi Harvey Moeis
Jika ditotal kerugian Indonesia akibat praktek korup Harvey Moeis dan kawan-kawan bahkan bisa memajukan Provinsi Kepulauan Riau.
"Seandainya korupsi Rp271 triliun tak pernah terjadi di Bangka Belitung," tulis keterangan dalam video akun tersebut.
Baca Juga:
Sandra Dewi Sebut Suami Gemar Bantu Orang: Kebaikan Dia Nggak Masuk Logika Gue
Alasan Helena Lim dan Harvey Moeis Kenakan Rompi Tahanan Pink
Akun itu kemudian menjelaskan berbagai pembangunan infrastuktur dengan uang sebanyak itu. Mulai kereta cepat Toboali-Sungai Liat, kemudian kereta cepat Mentok-Belinyu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi