Suara.com - Kasus korupsi yang menjerat Harvey Moeis suami dari Sandra Dewi hingga kini masih menjadi sorotan publik. Apalagi aksi yang dilakukan pria dengan muka sipit tersebut telah merugikan negara sebesar Rp271 Triliun.
Saat ini publik tengah mencari keberadaan istri dari Harvey Moeis yakni Sandra Dewi. Pasalnya, usai suaminya ditetapkan menjadi tersangka, wanita yang kerap pamer kemewahan tersebut menghilang.
Banyak netizen yang saat ini tengah mencari keberadaan Sandra Dewi, seperti pada komentar unggahan akun instagram @labe_danu.
Baca Juga :
Pada postingan itu, terlihat sebuah gambar list barang mewah yang dimiliki Harvey Moeis, mulai dari mobil hingga jam tangan.
Unggahan itu pun sontak mendapatkan komentar-komentar pedas dari netizen.
"Yang masih kasian dan belain, silahkan direnungkan, mungkin satu jam tangan suami SD ini kekayaan kalian seumur hidup, jadi masih ga habis pikir buat yang belain. korupsi itu extra ordinary crime! yg di sengsarakan gak cm 1 atau 2 orang tp jutaan orang, think again buat mati2 an belain deh," tulis netizen.
"INI MASIH kaki tangannya katanya.. KEBAYANG gak bos BESAR nya!!?? gw penasaran si sandra dewi lagi dimana dia skrg, tinggal dimana? Hahaha," tulis netizen.
"Dimana Sandra Dewi, kok menghilang biasanya kan selalu pamer kemewahan," tulis netizen.
Baca Juga: Usut Kasus Korupsi Harvey Moeis Cs, Kejagung Periksa GM dan Direktur Operasi PT Timah
Perlu diketahui, Kejaksaan Agung (Kejagung) menyebut nilai kerugian ekologis yang disebabkan oleh kasus korupsi Izin Usaha Pertambangan PT Timah mencapai Rp271 Triliun.
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kuntadi menyebut angka kerugian tersebut merupakan hasil perhitungan ahli lingkungan IPB Bambang Hero Saharjo.
"Nilai kerugian ekologis atau kerusakan lingkungan yang ditimbulkan dalam perkara ini yaitu senilai Rp271.069.688.018.700," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (20/2/2024) lalu.
Mengenal Sekilas Sandra Dewi
Sandra Dewi lahir 08 Agustus 1983 adalah pemeran Indonesia. Ia juga dikenal sebagai brand ambassador beberapa produk baik di Indonesia maupun Asia Tenggara.
Sandra Dewi merupakan anak sulung dari tiga bersaudara dari orang tua yang memiliki darah Tionghoa dan Palembang.
Ia menetap di Pangkalpinang hingga pindah ke Jakarta pada tahun 2001 untuk melanjutkan kuliah di London School of Public Relations.
Sandra Dewi yang lahir di Pangkalpinang adalah ibu kota provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 8 Agustus 1983 sebagai anak tertua dari pasangan Andreas Gunawan Basri dan Chatarina Erliani.
Ia memiliki dua orang adik. Sandra Dewi adalah seorang penganut Katolik Roma dan mempunyai keturunan Tionghoa, Palembang dan Belanda.
Setelah tumbuh di Pangkalpinang dan menuntut ilmu di sekolah-sekolah Katolik ia pindah dari Pangkalpinang ke Jakarta pada tahun 2001 untuk melanjutkan pendidikannya di London School of Public Relations, Jakarta.
Setahun kemudian barulah keluarga Sandra turut pindah ke Jakarta meninggalkan kampung halaman mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
- Ini 4 Tablet Paling Murah 2026, Memori Tembus 256 GB
Pilihan
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
Terkini
-
Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
-
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
-
Putus Rantai Stunting, PAM JAYA Bekali Ibu di Jakarta Edukasi Gizi hingga Ketahanan Air
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
SBY Bawakan Lagu Hening di Perayaan Imlek Demokrat: Izinkan Seniman Ini Bicara
-
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
-
KPK Minta Menag Nasaruddin Umar Klarifikasi Jet Pribadi OSO: Jangan Tunggu Dipanggil
-
Munculnya Grup WhatsApp KPR-Depok hingga Pasukan Revolusi Jolly Roger Sebelum Aksi Demo Agustus 2025
-
Latih Operator Dinsos Cara Reaktivasi BPJS PBI, Kemensos Pastikan Pengajuan Bisa Sehari Selesai
-
Respons Teror ke Ketua BEM UGM, Mensesneg: Kritik Sah Saja, Tapi Kedepankan Adab Ketimuran