Suara.com - Pada tanggal 25 Maret dan 1 April lalu, Shopee sukses menemani momen spesial pengguna di bulan Ramadan, melalui kemeriahan puncak kampanye Big Ramadan Sale 2024.
Dalam kesempatan tersebut, hadir berbagai keseruan dihadirkan melalui fitur interaktif, program inovatif dan promo terbesar melalui aplikasi Shopee, guna memberikan pengalaman belanja online yang lebih menyenangkan dan menguntungkan.
Tahun ini, Shopee melihat tren menarik pada kedua puncak kampanye, dimana pengguna semakin antusias dalam memanfaatkan fitur interaktif melalui Shopee Live di waktu sahur. Hal ini terlihat dari transaksi melalui Shopee Live di waktu sahur yang meningkat hingga 44 kali lipat pada puncak kampanye dibandingkan dengan waktu yang sama di hari biasa.
Director of Marketing Growth Shopee Indonesia, Monica Vionna, menyampaikan, interaksi yang dapat dinikmati oleh pengguna melalui berbagai fitur kami seperti, Shopee Live hingga Shopee Video masih menjadi daya tarik utama dalam perjalanan belanja online pengguna pada Ramadan tahun ini.
“Kami senang sekali melihat berbagai bentuk antusiasme pengguna pada kampanye Shopee Big Ramadan Sale, antara lain animo tinggi yang terlihat dari bagaimana para pembeli memanfaatkan promo dan menikmati keseruan Flash Sale pada jam-jam tertentu, hingga kolaborasi antara para pelaku usaha dalam mengoptimalkan fitur serta program guna menciptakan pengaruh signifikan selama kampanye Big Ramadan Sale berlangsung,” ucapnya.
Fitur interaktif Big Ramadan Sale temani keseruan segala aktivitas di bulan suci
Menjadi kampanye yang selalu dinantikan, Shopee terus berupaya untuk memberikan dorongan bagi seluruh pengguna baik pembeli maupun penjual. Di tahun ini, pengguna kerap memanfaatkan fitur interaktif, salah satunya yang banyak menarik minat pengguna, Shopee Live. Berbagai keseruan yang dimanfaatkan antara lain, mendapatkan keuntungan melalui promo besar yang dihadirkan, menonton konten yang menemani waktu ngabuburit, seperti MARKAS hingga mengikuti sesi Flash Sale Mobil & Motor Rp 1.
Bersama promo dan kemeriahan fitur interaktif yang telah Shopee hadirkan di kampanye Big Ramadan Sale, masyarakat semakin memanfaatkan keuntungan ini dalam menciptakan momen indah Ramadan. Shopee menemukan bahwa pengguna menghabiskan 68 juta jam untuk menonton rangkaian tayangan di Shopee Live sepanjang periode kampanye berlangsung, termasuk sesi live shopping dari para penjual. Barang-barang yang identik dengan momen Ramadan menjadi produk yang banyak dicari oleh pengguna pada fitur interaktif ini, dimana Sarung, Cepol Hijab, Biskuit Kaleng, dan Makeup Cushion menjadi produk favorit pengguna di Shopee Live pada puncak kampanye Big Ramadan Sale.
Untuk semakin meningkatkan pengalaman belanja online, pengguna juga memanfaatkan fitur lainnya yang telah Shopee persiapkan, mulai dari Shopee Live, Shopee Video, hingga Shopee Games untuk mengisi waktu luang saat berpuasa. Keseruan dari inovasi dan fitur yang dihadirkan ini juga mendapatkan respon luar biasa dan turut dimanfaatkan oleh pengguna untuk semakin memaksimalkan dan meramaikan momen belanja mereka, diantaranya:
Kemeriahan rangkaian sesi flash sale di Shopee Live bersama deretan artis ternama pada puncak kampanye Big Ramadan Sale ikut ditonton sebanyak 228 juta kali.
Shopee Tanam Hujan Rezeki sebagai in-app game favorit pengguna yang memberikan hadiah berupa Koin Shopee dan Voucher Diskon untuk pengguna berbelanja, kembali mendapatkan antusiasme yang tinggi sepanjang kampanye berlangsung dan lebih dari 31 juta pohon THR telah dipanen oleh para pengguna.
Mendukung dan membuka peluang bisnis lebih besar dengan fitur interaktif
Salah satu dampak positif dan signifikan yang dirasakan oleh penjual tidak hanya berasal dari tingginya aktivitas belanja di momen Lebaran, tetapi juga bagaimana upaya dalam mengoptimalkan fitur dan program yang ditawarkan pada kampanye tahun ini semakin menarik animo belanja pengguna. Dengan kemudahan akses yang ditawarkan, ditambah dengan promo yang dihadirkan hingga tiga kali setiap harinya melalui Shopee Live, menjadikan fitur interaktif ini sebagai strategi utama bagi para penjual di bulan Ramadan ini.
Shopee mencatatkan adanya peningkatan produk yang dipromosikan melalui Shopee Live lebih dari 5 kali lipat di sepanjang kampanye dibandingkan tahun lalu. Keunggulan fitur interaktif dan inovasi program di Big Ramadan Sale kali ini juga terlihat dalam berbagai aspek lainnya, salah satunya di Shopee Video. Tidak hanya melalui sesi interaktif di Shopee Live, namun konten menarik dari penjual di Shopee Video juga diminati oleh para pengguna. Hal ini terlihat dari pesanan yang didapatkan penjual melalui Shopee Video meningkat 40 kali lipat pada puncak kampanye dibandingkan tahun sebelumnya.
Salah satu bukti dampak dari keunggulan dan kemudahan belanja interaktif selama kampanye Big Ramadan Sale yang dirasakan oleh para pengguna turut mendorong peningkatan signifikan bagi mitra brand lokal. Mereka merasakan antusiasme yang luar biasa dari pengguna saat memanfaatkan promo spesial dan fitur interaktif selama masa kampanye, khususnya bagi M231. Brand fashion asal Indonesia ini berhasil mencatatkan peningkatan transaksi di Shopee Live hingga 40 kali lipat pada puncak kampanye dibandingkan dengan hari biasa, salah satunya untuk penjualan koleksi kolaborasi Ramadan terbaru mereka.
“Hadirnya kampanye Big Ramadan Sale 2024 menjadi upaya kami untuk selalu membawa beragam kemudahan dalam berbelanja untuk memenuhi kebutuhan di sepanjang Ramadan. Rangkaian fitur interaktif dan promo menarik, kami dedikasikan untuk menemani para pengguna dan pelaku usaha lokal dalam berkreasi menjalani berbagai rutinitas sambil menikmati beragam keberkahan selama di bulan suci. Tentunya, pencapaian luar biasa ini tak terlepas dari dukungan dan sinergi dari seluruh ekosistem Shopee yang terus berinovasi menciptakan dampak positif yang luas. Semoga kampanye ini dapat terus memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh masyarakat Indonesia dalam mempersiapkan ragam kebutuhan menyambut Hari Raya Idul Fitri,” tutup Monica.
Berita Terkait
-
Belanja Online Hampers Lebaran, Bayarnya Mudah dengan BRIVA di BRImo
-
Doa Sebelum Mudik Ala Kiai Achmad Chalwani: Biar Selamat, Makan di Warung Tidak 'Dipentung'
-
Berapa Jarak Mudik yang Diperbolehkan untuk Tidak Berpuasa? Ini Penjelasannya
-
Sunnah Ibadah di 10 hari Terakhir Ramadan, Ini Tata Cara Sholat Tasbih
-
Stok BBM Selama Ramadan-Idul Fitri Aman, Begini Datanya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik