Suara.com - Aktris Sandra Dewi mendatangi Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus korupsi PT Timah yang menyeret suaminya, Harvey Moeis dan 15 tersangka lainnya.
Detik-detik kehadiran Sandra Dewi di Kejagung beredar luas di media sosial. Salah satunya dibagikan akun X @Pai_C1, Kamis (4/4/2024). Dalam video yang diunggah, nampak Sandra Dewi berjalan diapit seorang pria dan perempuan.
"Detik-Detik Sandra Dewi Tiba di Kejaksaan, Jadi Saksi Korupsi Timah... Wartawan nanya apa daaah," cuit akun tersebut menjelaskan video yang dipostingnya.
Dalam video itu, terdengar suara bertanya kepada Sandra Dewi yang tengah menuju pintu Gedung Kejagung, "Gimana rasanya makan timah, enak ga?"
Namun, nampaknya Sandra Dewi tak menanggapi. Ia yang mengenakan dress berwarna putih dengan rambut yang tergerai indah hanya tersenyum sambil meminta doa agar proses pemeriksaan berjalan dengan lancar.
"Doain ya," jawab Sandra Dewi sambil 'dadah dadah' melambaikan tangan.
Kemudian Sandra Dewi pun langsung bergegas menuju ruangan penyidik untuk menjalani serangkaian pemeriksaan.
Diketahui, Jampidsus Kejagung memeriksa Sandra Dewi, istri Harvey Moeis, tersangka perkara tindak pidana korupsi tata niaga timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 hingga 2022.
Direktur Penyidikan Jampidsus Kuntadi menyebut pemeriksaan Sandra Dewi untuk dimintai keterangannya dengan kapasitas sebagai saksi.
"Iya kami panggil sebagai saksi," kata Kuntadi dikutip dari Antara, Kamis (4/4/2024).
Pada Senin (1/4/2024), Kejagung juga melakukan penggeledahan di rumah Harveu Moeis dan Sandra Dewi. Penyidik menyita dua unit mobil mewah, yakni satu unit mobil Rolls Royce warna hitam, dan mobil Mini Cooper S Countryman F60 warna merah dengan nomor polisi tertulis B 883 SDW.
Mobil Rolls Royce diketahui merupakan hadiah ulang tahun yang diberikan Harvey Moeis kepada Sandra Dewi yang dipublikasikan oleh mereka di sosial medianya.
Selain itu, Tim Penyidik juga menemukan sejumlah barang, namun saat ini masih dilakukan verifikasi keasliannya oleh ahli sehingga belum dapat dikenakan tindakan penyitaan.
Sebelumnya Kejagung menetapkan Harvey Moeis sebagai tersangka kasus mega-korupsi yang merugikan negera sebesar Rp271 triliun. Suami dari Sandra Dewi tersebut bahkan diyakini mendapat beking orang yang sangat kuat.
Selain Harvey Moeis, Kejagung juga menetapkan 15 orang lainnya sebagai tersangka korupsi tata niaga komoditas timah wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 sampai 2022. Di antaranya Helena Lim yang dikenal sebagai crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK).
Berita Terkait
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kasus Perintangan Penyidikan CPO
-
KAI Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Agung untuk Optimalisasi Aset dan Layanan Kereta
-
Kejagung Geledah Rumah dan Kantor Komisioner Ombudsman, Diduga Terkait Kasus CPO
-
Vonis Korupsi Minyak Pertamina Dinilai Terlalu Ringan, Kejaksaan Agung akan Ajukan Banding
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif