Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin mengaku prihatin mendengar kasus korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan atau IUP PT Timah Tbk 2015-2022. Kasus korupsi timah itu menyebabkan kerugian negara hingga Rp 271 triliun.
“Mengenai masalah timah, saya kira ini memang kita prihatin ya," kata Ma'ruf di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (4/4/2024).
Baca Juga:
Rusak Parah, Begini Kondisi Alam Bangka Akibat Tambang Timah yang Bikin Negara Rugi 271 Triliun
Oleh sebab itu, Maruf meminta agar kasus korupsi yang menyeret suami Sandra Dewi, Harvey Moeis tersebut diusut hingga tuntas.
"Kalau memang ada yang terjadi itu, supaya juga diproses secara hukum," ucapnya.
Bukan hanya itu, Maruf juga meminta adanya pengawasan lebih terhadap perusahaan tambang lain yang berpotensi melakukan kecurangan serupa.
"Perusahaan yang belum, supaya dijaga agar jangan sampai yang terjadi di Timah itu juga mengalir atau ikut terkena pada tambang-tambang yang lain,” terangnya.
Kasus Korupsi Timah
Baca Juga: Beda Nasib Harvey Moeis dan Rafael Alun Disorot: Satu Dimiskinkan, Satu Tanda Tanya
Kejaksaan Agung menetapkan 16 tersangka dalam kasus korupsi timah tersebut.
Nama Harvey Moeis dan crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK) Helena Lim juga masuk ke dalam daftar tersangka.
Baca Juga:
Diduga Terseret Kasus Korupsi Komoditas Timah, Ini Potret Rumah Mewah Crazy Rich PIK Helena Lim
Selain itu ada mantan Direktur Utama PT Timah, Riza Pahlevi dan mantan Direktur Keuangan PT Timah, Emil Ermindra.
Berdasar hasil penghitungan ahli lingkungan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Bambang Hero Sahardjo menilai negara menelan kerugian Rp271 triliun akibat dampak lingkungan yang timbul.
Berita Terkait
-
Usai Diperiksa Kejagung, Sandra Dewi: Jangan Bikin Berita yang Tidak Benar!
-
Diperiksa Kasus Korupsi Suami, Sandra Dewi Ketahuan Pakai Sepatu Mahal Favorit Bangsawan
-
Simbol Saranghaeyo dari Sandra Dewi Dianggap Ledekan, Netizen: Dimiskinkan Baru Nangis
-
Getol Memiskinkan TSK Korupsi Timah, Harta Rieke Diah Pitaloka Cuma 5 Persen Harga Jet Sandra Dewi
-
Beda Nasib Harvey Moeis dan Rafael Alun Disorot: Satu Dimiskinkan, Satu Tanda Tanya
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China